Menteri PU Kebut Bangun Check Dam di Padang Usai Banjir Bandang

Sumatera Barat

Menteri PU Kebut Bangun Check Dam di Padang Usai Banjir Bandang

Jeka Kampai - detikSumut
Senin, 19 Okt 2026 23:14 WIB
Menteri PU Doddy Hanggodo saat meninjau proyek penanganan banjir di Kota Padang, Sumbar.
Foto: Menteri PU Doddy Hanggodo saat meninjau proyek penanganan banjir di Kota Padang, Sumbar. (Jeka Kampai/detikSumut)
Padang -

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau penanganan banjir bandang di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), sore tadi. Ia menegaskan Kementerian PU menyiapkan percepatan pembangunan check dam atau bendung penahan material di hulu sungai di Kota Padang.

Adapun tujuannya untuk mencegah resiko banjir bandang yang membawa batu, kayu, dan material lainnya ke kawasan permukiman warga.

"Jadi kita mau bikin check dam di atas untuk memastikan bahwa yang turun nantinya itu cuma air, tidak ada lagi batu, tidak ada lagi kayu dan sebagainya," kata Dody kepada wartawan, Senin (19/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dody mengatakan, pihaknya telah meminta Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang mengecek kondisi hulu Sungai Batang Air Dingin. Pemeriksaan itu diperlukan untuk mengetahui kondisi alur sungai serta material yang berpotensi terbawa arus saat hujan deras.

Menurutnya, material berupa kayu dan batu dapat tertahan oleh bendungan alami yang terbentuk di hulu sungai. Namun, ketika hujan deras terjadi, material tersebut berisiko hanyut sekaligus dan memperparah dampak banjir di wilayah hilir.

ADVERTISEMENT

Kementerian PU juga meminta tim dari Jakarta yang memiliki pengalaman menangani bencana banjir di Solok untuk membantu penanganan di Padang.

Selain pembangunan check dam, pemerintah menurutnya, juga akan melihat kebutuhan normalisasi sungai. Upaya itu dinilai penting agar aliran air dapat tertampung dengan baik dan tidak meluap ke permukiman ketika banjir kembali terjadi.

Dody menegaskan, penanganan bencana tidak cukup hanya dilakukan di lokasi yang terdampak.

"KIta juga perlu menyiapkan langkah untuk mengurangi risiko bencana serupa terulang. Pembangunan infrastruktur pascabencana harus menjadi kesempatan untuk memperbaiki kondisi yang ada sebelumnya. Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, Kalau kita membangun kembali, harus lebih baik dari sebelumnya. Jadi bukan sekadar memperbaiki yang rusak, tetapi bagaimana supaya dampak bencana ke depan bisa dikurangi," ujarnya.

Saat ditanya mengenai kemungkinan cuaca menjadi kendala dalam percepatan pekerjaan, Dody mengaku tetap optimistis.

"Kita pakai Bismillahirrahmanirrahim. Saya pikir kalau kita sudah punya niat baik, Allah SWT juga insyaAllah akan membantu kita," katanya lagi.



(mjy/mjy)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads