Kantor Kotor Mirip Gudang, Lurah Dwikora Diberi Sanksi Disiplin Sedang

Kantor Kotor Mirip Gudang, Lurah Dwikora Diberi Sanksi Disiplin Sedang

Rechtin Hani Ritonga - detikSumut
Senin, 19 Okt 2026 19:00 WIB
Suasana sidak Wali Kota Medan Rico Waas ke Kantor Lurah Dwikora.
Foto: Wali Kota Medan Rico Waas saat sidak ke Kantor Kelurahan Dwikora. (dok. Diskominfo Medan)
Medan -

Lurah Dwikora, Rio Rahmad Alam Siregar dijatuhi sanksi disiplin sedang oleh Inspektorat Medan. Sanksi itu diberikan setelah Wali Kota Rico Waas mendapati kondisi kantor Kelurahan Dwikora dalam keadaan kotor dan mirip gudang

Adapun rekomendasi saksi itu diberikan setelah Rio Rahmad menjalani pemeriksaan.

"Direkomendasikan sanksi sedang. Selanjutnya hasil pemeriksaan menjadi bahan evaluasi jabatan yang bersangkutan," ujar Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan Erfin Fahrurrazi saat dikonfirmasi, Senin (19/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Erfin mengatakan, bentuk sanksi untuk Rio Rahmad Siregar akan diberikan oleh atasannya yakni Camat Medan Helvetia.

"Bentuk sanksinya diputuskan oleh atasan langsungnya," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, Rio Rahmad Alam Siregar diperiksa Inspektorat usai kantornya disidak Wali Kota Medan Rico Waas beberapa waktu lalu. Dari hasil sidak tersebut ditemukan kondisi kantor kelurahan yang sangat kotor mirip gudang.

"Sudah (diperiksa inspektorat). Hasilnya nanti Inspektorat bisa menjelaskan," ujar Wali Kota Medan Rico Waas saat diwawancarai, Senin (5/10/2026).

Ditanyakan terkait kemungkinan pemecatan, Rico mengatakan pihaknya akan memberikan hukuman disiplin. Hal ini lantaran lurah dinilai tidak merawat aset pemerintah kota dengan baik.

"Pasti ada hukuman disiplin. Karena ini artinya yang bersangkutan tidak merawat, kurang peduli, tentu ada tindakan disiplin untuk itu," tambahnya.

Politisi Partai NasDem ini membantah anggaran kelurahan kurang. Menurutnya, anggaran sudah tercukupi namun perawatan dan kepedulian terhadap kebersihan perlu diperbaiki.

"Saya rasa lebih ke arah bagaimana untuk kepedulian, ya, karena ini yang kemarin saya cek itu bukan masalah aset yang rusak, tapi masalah kebersihan. Kalau masalah kebersihan ini kan memang harus dibenahi, kita aja di rumah aja kan membersihkan, apalagi kantor yang mungkin rekan-rekan itu bahkan bisa lebih lama di kantor dibandingkan di rumah," ungkapnya.

Rico menyebut dirinya telah meminta agar seluruh kantor kelurahan dicek satu persatu. Ia meminta aparatur kewilayahan untuk mendokumentasikan kondisi setiap ruangan di kantor kelurahan.

"Ini makanya harus kita cek satu-satu juga. Saya meminta juga kepada rekan-rekan kwilayahan agar bisa memantau juga makanya saya minta coba dokumentasikan apa problem-problemnya. Namun saya tidak juga menutup kemungkinan ada problem-problem tentang aset yang juga rusak ya laporkan juga jangan dibiarkan. Ada beberapa yang juga melaporkan atapnya ada yang jebol, silakan supaya dibenahi, ya, tapi setelah dibenahi ya dijaga, dirawat," pungkasnya.



(mjy/mjy)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads