Universitas Sumatera Utara (USU) mengalihkan kegiatan perkuliahan menjadi daring pada 19-24 Oktober 2026 sebagai upaya penanganan dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sementara itu, Universitas Negeri Medan (Unimed) belum mengeluarkan surat edaran terkait pelaksanaan perkuliahan daring.
"Seluruh kegiatan perkuliahan di Universitas Sumatera Utara pada tanggal 19-24 Oktober 2026 dialihkan menjadi pembelajaran secara daring melalui e-learning USU atau platform pembelajaran lain yang telah ditentukan oleh masing-masing fakultas atau program studi," kata Manajer Humas USU Irsan Mulyadi saat dikonfirmasi, Jumat (16/10/2026).
Selain perkuliahan, pelayanan administrasi dan layanan mahasiswa di lingkungan USU tetap berjalan seperti biasa sesuai ketentuan yang berlaku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
USU juga mengimbau mahasiswa membatasi aktivitas di area kampus maupun tempat keramaian. Mahasiswa diminta menjaga kesehatan dan keselamatan diri dengan memperhatikan kondisi lingkungan serta perkembangan cuaca.
Di sisi lain, Unimed belum memutuskan jadwal pembelajaran daring atau online akibat kabut asap karhutla. Keputusan perkuliahan daring masih menunggu keputusan dari rektor
"Belum ada surat edaran dari rektor," kata Humas Unimed Eko Haryanto dikonfirmasi terpisah.
Dengan belum adanya surat edaran tersebut, belum ada pengumuman resmi dari Unimed mengenai pengalihan kegiatan perkuliahan menjadi daring sebagai respons terhadap kabut asap. Kebijakan selanjutnya masih menunggu informasi resmi dari pihak rektorat.
Artikel ditulis Hafizna Irasa Hasibuan, Peserta Maganghub Kemnaker di detikcom
