Pernah nggak detikers baru sebentar jalan atau duduk di tempat yang agak panas, tapi keringat sudah mulai muncul? Sementara itu, teman di sebelahmu terlihat biasa saja dan bajunya masih tetap kering.
Ternyata, banyak atau sedikitnya keringat yang keluar memang bisa berbeda pada setiap orang. Keringat sebenarnya merupakan bagian normal dari cara tubuh menjaga suhu.
Saat suhu tubuh meningkat, sistem saraf akan memberi sinyal kepada kelenjar keringat untuk mengeluarkan cairan ke permukaan kulit. Ketika cairan tersebut menguap, tubuh pun menjadi lebih dingin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jadi, orang yang lebih cepat berkeringat belum tentu berarti ada masalah pada tubuhnya. Ada beberapa faktor yang bisa memengaruhi jumlah keringat, mulai dari suhu, aktivitas fisik, kondisi emosional, hingga jumlah kelenjar keringat yang dimiliki. Lantas, apa saja yang membuat orang bisa berkeringat lebih banyak?
Penyebab Orang Gampang Keringatan
1. Jumlah Kelenjar
Setiap orang memiliki jutaan kelenjar keringat yang tersebar di kulit. Manusia umumnya memiliki sekitar 2-4 juta kelenjar keringat dan jumlahnya dapat memengaruhi seberapa banyak seseorang berkeringat. Kelenjar ini juga mulai aktif sepenuhnya ketika memasuki masa pubertas.
2. Suhu dan Aktivitas Fisik
Cuaca panas dan aktivitas seperti olahraga membuat tubuh bekerja lebih keras untuk mempertahankan suhu normal. Karena itu, keringat biasanya lebih banyak keluar ketika seseorang beraktivitas di tempat panas atau lembap. Tubuh memang menggunakan keringat sebagai salah satu sistem pendinginnya agar tidak mengalami panas berlebih.
3. Rasa Gugup
Bukan cuma panas, kondisi emosional seperti gugup, takut, cemas, atau malu juga bisa memicu keluarnya keringat. Biasanya, keringat akibat respons emosional lebih terasa di area seperti telapak tangan, telapak kaki, ketiak, dan wajah. Jadi, tangan yang tiba-tiba berkeringat sebelum presentasi itu bisa saja merupakan respons alami tubuh.
4. Faktor Keturunan
Kalau seseorang berkeringat jauh lebih banyak dari yang dibutuhkan tubuh, bahkan saat sedang tidak panas atau tidak beraktivitas, kondisi tersebut bisa berkaitan dengan hiperhidrosis. Kondisi ini dapat membuat keringat muncul secara berlebihan dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Penyebabnya bisa berbeda-beda, termasuk faktor keturunan, kondisi medis tertentu, atau efek dari obat-obatan.
Perbedaan jumlah keringat antara satu orang dan lainnya sebenarnya cukup wajar. Namun, kalau tiba-tiba berkeringat jauh lebih banyak dari biasanya, sering mengalami keringat malam tanpa alasan yang jelas, atau keringat mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya jangan diabaikan dan konsultasikan dengan tenaga kesehatan.
Artikel ditulis Nency Siagian, mahasiswi PKL di detikcom
Simak Video "Indonesia Sehat Dimulai dari Kita"
[Gambas:Video 20detik] (astj/astj)
