Peran Baru Pustakawan di Era AI

Peran Baru Pustakawan di Era AI

Hafizna Irasa Hasibuan - detikSumut
Senin, 12 Okt 2026 23:20 WIB
Pustakawan Mendampingi Siswa Mencari Informasi (ChatGPT)
Foto: Pustakawan Mendampingi Siswa Mencari Informasi (ChatGPT)
Medan -

23.00Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), seperti ChatGPT, mulai mengubah kebiasaan siswa dalam mencari informasi. Jika sebelumnya perpustakaan menjadi salah satu tempat untuk menemukan referensi melalui koleksi buku, kini siswa dapat memperoleh jawaban dengan cepat melalui teknologi AI.

Pustakawan sekolah, Melati Nifri Bahri, mengatakan perubahan tersebut cukup signifikan. Menurutnya, siswa kini cenderung memilih AI untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan secara lebih praktis.

Melati menilai perkembangan teknologi tidak serta-merta mengurangi peran pustakawan. Sebaliknya, peran tersebut justru berkembang, dari sekadar membantu pengguna menemukan sumber informasi menjadi mendampingi mereka dalam memilih dan mengevaluasi informasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Semakin mudah informasi didapatkan, semakin penting juga kemampuan untuk kritis melihat informasi mana yang valid, relevan, dan bisa dipertanggung jawabkan," ujarnya, Senin (12/10/2026).

Menurut Melati, kemudahan memperoleh informasi melalui AI perlu diimbangi dengan kemampuan literasi informasi. Pengguna tidak seharusnya langsung mempercayai jawaban yang diberikan teknologi tersebut tanpa melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

Ia menjelaskan, pustakawan dapat memberikan edukasi kepada siswa mengenai cara memverifikasi informasi yang diperoleh dari AI. Salah satunya dengan membandingkan jawaban tersebut dengan referensi dari buku, jurnal, atau basis data resmi lainnya.

Siswa perlu membiasakan diri memeriksa sumber yang digunakan untuk mendukung suatu informasi. Kredibilitas penerbit dan kejelasan referensi menjadi hal penting untuk memastikan informasi tersebut dapat dipercaya.

Melati juga menilai interaksi langsung dengan pengguna menjadi salah satu aspek yang membedakan peran pustakawan dari teknologi AI. Menurutnya, pengguna terkadang belum memahami secara jelas informasi yang dibutuhkan sehingga memerlukan diskusi dan pendampingan untuk menemukan referensi yang sesuai.

"Pustakawan tidak hanya berhadapan dengan informasi, tetapi juga dengan orang yang memiliki kebutuhan dan kemampuan mencari informasi yang berbeda-beda," katanya.

Melati berpandangan bahwa AI tidak seharusnya dianggap sebagai teknologi yang harus dilawan oleh pustakawan. Sebaliknya, pustakawan perlu mempelajari dan memanfaatkan perkembangan teknologi tersebut untuk mendukung pengembangan layanan perpustakaan.

Ia menekankan pentingnya peningkatan kemampuan literasi informasi dan literasi digital agar pustakawan dapat mendampingi pengguna dalam memanfaatkan teknologi secara lebih kritis dan bertanggung jawab.

Hal ini juga sejalan dengan penelitian Febriyanti Bifakhlina berjudul Dampak Penerapan AI terhadap Peran Pustakawan di Era Digital dalam Al Ma'arif: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam 2024. Penelitian itu menjelaskan, AI dapat mengotomatisasi pekerjaan rutin perpustakaan, seperti katalogisasi, pencarian informasi, dan pengelolaan koleksi.

Sebanyak 64,3% responden menyatakan AI membantu mereka memberikan layanan referensi yang lebih baik kepada pengguna. Temuan ini menunjukkan potensi AI dalam mendukung pekerjaan pustakawan, bukan hanya mengubah cara masyarakat mencari informasi.

Penelitian itu menyimpulkan, peran pustakawan tetap relevan meskipun mengalami perubahan. Pustakawan dapat lebih berfokus pada pengembangan layanan, interaksi dengan pengguna, serta peningkatan kemampuan teknologi informasi dan literasi digital.

Artikel ditulis Hafizna Irasa Hasibuan, Peserta Maganghub Kemnaker di detikcom

Halaman 3 dari 2


Simak Video "Video AI Bikin Konsumsi Air Dunia Melejit: Dampaknya Bisa Kekeringan!"
[Gambas:Video 20detik] (astj/astj)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads