Partai Gerindra menyambut positif hasil survei nasional Poltracking yang menempatkan Gerindra di posisi teratas dalam elektabilitas partai politik. Gerindra menyebut hasil tersebut sebagai bentuk kepercayaan masyarakat yang harus dijaga melalui kerja nyata.
Hal itu disampaikan Juru Bicara Partai Gerindra Sugiat Santoso. Dia mengatakan hasil survei tidak boleh membuat kader Gerindra berpuas diri.
"Partai Gerindra menyambut baik hasil survei Poltracking yang menempatkan Gerindra sebagai partai dengan elektabilitas tertinggi. Bagi Gerindra, hasil survei tersebut bukan sekadar angka, melainkan cerminan kepercayaan masyarakat yang harus dijaga dan dipertanggungjawabkan melalui kerja nyata," kata Sugiat, Rabu (23/9/2026).
Sugiat kemudian mengapresiasi masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada Gerindra. Namun, dia menilai hasil survei tersebut justru menjadi pengingat bagi seluruh kader untuk semakin aktif bekerja di tengah masyarakat.
"Kami menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang memberikan kepercayaan kepada Partai Gerindra. Namun, kami tidak ingin menjadikan hasil survei sebagai alasan untuk berpuas diri. Justru ini menjadi pengingat bagi seluruh kader agar terus bekerja, hadir di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi rakyat, serta memastikan setiap kebijakan dan perjuangan politik benar-benar memberikan manfaat," ujarnya.
Menurut Wakil Ketua Komisi XIII DPR ini, Gerindra tetap menghormati seluruh partai politik sebagai bagian penting dalam demokrasi. Dia berharap persaingan politik berlangsung secara sehat dan dewasa.
"Gerindra juga menghormati seluruh partai politik sebagai bagian penting dari demokrasi Indonesia. Persaingan elektoral hendaknya tetap ditempatkan dalam semangat membangun demokrasi yang sehat, dewasa, dan berorientasi pada kepentingan rakyat," katanya.
Sugiat juga mengingatkan bahwa elektabilitas partai dapat berubah mengikuti dinamika politik dan persepsi masyarakat. Karena itu, Gerindra tidak ingin menjadikan hasil survei sebagai tolok ukur untuk berpuas diri.
"Kami menyadari bahwa tingkat elektabilitas dapat berubah seiring dengan dinamika dan persepsi masyarakat. Karena itu, yang paling penting bagi Gerindra adalah terus menjaga kepercayaan tersebut melalui konsistensi dalam bekerja dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara," jelasnya.
Dia menegaskan hasil survei merupakan gambaran kondisi pada satu momentum. Sementara kepercayaan masyarakat, kata Sugiat, harus dijaga setiap hari.
"Survei adalah potret pada satu momentum. Sementara bagi kami, kepercayaan rakyat adalah amanah yang harus dijaga setiap hari," pungkas Sugiat.
Untuk diketahui, Poltracking menggelar survei nasional mengenai elektabilitas partai politik. Survei menunjukkan Partai Gerindra di posisi paling kuat, mengungguli PDIP dan Partai Golkar.
"Partai Gerindra dengan elektabilitas 23,2 persen, masih unggul dibanding partai-partai lainnya yang mendukung pemerintahan saat ini," kata peneliti Poltracking Indonesia, Yoki Alvetro, dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (23/9).
Simak Video "Video Survei Poltracking Elektabilitas Parpol: Gerindra 26,1%, PDIP 15,4 %, Golkar 9,0%"
(afb/afb)