Pernah sedang rebahan sambil scrolling TikTok, Instagram, atau YouTube, lalu muncul video orang sedang makan. Awalnya cuma niat nonton, kenapa tiba-tiba jadi lapar, padahal awalnya merasa biasa saja.
Fenomena seperti ini semakin mudah ditemui karena konten makanan kini ada di mana-mana. Salah satu yang paling populer sekarang ini adalah video mukbang, yaitu konten yang menampilkan seseorang menyantap makanan dalam jumlah tertentu sambil berbicara atau berinteraksi dengan penonton.
Selain video mukbang, konten semacam ini juga hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari food review, jajanan kaki lima, video memasak, sampai video singkat yang hanya memperlihatkan makanan dari jarak dekat.
Lantas, benarkah hanya dengan melihat makanan di layar bisa membuat seseorang ingin makan? Jawabannya bisa. Dalam penelitian, fenomena ini berkaitan dengan istilah food cue atau isyarat makanan. Tampilan makanan yang menggugah selera dapat menjadi rangsangan yang memicu keinginan untuk makan atau food craving.
Dilansir dari penelitian Rebecca G. Boswell dan Hedy Kober dalam jurnal Obesity Reviews, respons terhadap isyarat makanan memiliki hubungan dengan food craving dan perilaku makan. Meta-analisis tersebut juga menunjukkan bahwa isyarat visual seperti gambar dan video makanan dapat memberikan respons yang berkaitan dengan keinginan makan.
Artinya, makanan yang muncul di layar memang tidak bisa langsung mengisi perut. Namun, tampilannya dapat membuat kita membayangkan rasa, aroma, tekstur, hingga kenikmatan makanan tersebut. Dari sinilah keinginan untuk makan bisa muncul.
Simak Video "Video Top 5: Pembatasan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun hingga Kelahiran AHY Junior "
(astj/astj)