Tiba-tiba Lapar Setelah Nonton Video Makan? Ternyata Ini Penyebabnya

Tiba-tiba Lapar Setelah Nonton Video Makan? Ternyata Ini Penyebabnya

Yuni - detikSumut
Minggu, 20 Sep 2026 12:36 WIB
Miris! Bintang Mukbang Meninggal di Usia 24 Tahun Gegara Pola Makan Ekstrem
Foto: Site News
Medan -

Pernah sedang rebahan sambil scrolling TikTok, Instagram, atau YouTube, lalu muncul video orang sedang makan. Awalnya cuma niat nonton, kenapa tiba-tiba jadi lapar, padahal awalnya merasa biasa saja.

Fenomena seperti ini semakin mudah ditemui karena konten makanan kini ada di mana-mana. Salah satu yang paling populer sekarang ini adalah video mukbang, yaitu konten yang menampilkan seseorang menyantap makanan dalam jumlah tertentu sambil berbicara atau berinteraksi dengan penonton.

Selain video mukbang, konten semacam ini juga hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari food review, jajanan kaki lima, video memasak, sampai video singkat yang hanya memperlihatkan makanan dari jarak dekat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantas, benarkah hanya dengan melihat makanan di layar bisa membuat seseorang ingin makan? Jawabannya bisa. Dalam penelitian, fenomena ini berkaitan dengan istilah food cue atau isyarat makanan. Tampilan makanan yang menggugah selera dapat menjadi rangsangan yang memicu keinginan untuk makan atau food craving.

ADVERTISEMENT

Dilansir dari penelitian Rebecca G. Boswell dan Hedy Kober dalam jurnal Obesity Reviews, respons terhadap isyarat makanan memiliki hubungan dengan food craving dan perilaku makan. Meta-analisis tersebut juga menunjukkan bahwa isyarat visual seperti gambar dan video makanan dapat memberikan respons yang berkaitan dengan keinginan makan.

Artinya, makanan yang muncul di layar memang tidak bisa langsung mengisi perut. Namun, tampilannya dapat membuat kita membayangkan rasa, aroma, tekstur, hingga kenikmatan makanan tersebut. Dari sinilah keinginan untuk makan bisa muncul.

Hal ini juga sejalan dengan ulasan Kanoski dan Boutelle dalam jurnal Reviews in Endocrine and Metabolic Disorders. Mereka menjelaskan bahwa isyarat makanan, termasuk tampilan dan aroma, dapat memicu respons psikologis dan biologis yang berkaitan dengan makanan. Respons tersebut juga dapat dipengaruhi oleh pengalaman dan kebiasaan seseorang terhadap makanan.

Pada video mukbang, rangsangannya bahkan bisa terasa lebih kuat. Penonton bukan hanya melihat makanan, tetapi juga bisa menyaksikan makanan dipotong, diambil, dikunyah, hingga mendengar suara saat makanan disantap. Kombinasi gambar dan suara tersebut membuat makanan terasa lebih nyata meskipun hanya ditonton melalui layar.

Namun, bukan berarti setiap orang yang melihat video makanan pasti langsung lapar. Respons setiap orang bisa berbeda. Kondisi lapar, jenis makanan yang ditampilkan, kebiasaan makan, hingga seberapa menyukai makanan tersebut dapat memengaruhi munculnya keinginan untuk makan.

Jadi, cuma nonton video makanan, kok jadi ingin makan? Ternyata bukan sekadar lapar mata. Tampilan makanan di layar dapat menjadi food cue yang memicu food craving. Jadi, kalau niat awal cuma scrolling tetapi akhirnya mencari camilan, jangan heran. Bisa jadi, sebelum perut meminta makan, mata sudah lebih dulu "memesan".

Artikel ditulis Yuni, mahasiswi PKL di detikcom

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Top 5: Pembatasan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun hingga Kelahiran AHY Junior "
[Gambas:Video 20detik] (astj/astj)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads