Bekas Luka Jangan Cuma Ditunggu Kering karena Sulit Dihilangkan

Sarah Oktaviani Alam - detikSumut
Sabtu, 19 Sep 2026 08:00 WIB
Foto: Getty Images/iStockphoto/Piyapong Thongcharoen
Medan -

detikers pernah mengalami luka kecil di kulit dan mengabaikannya. Jika iya, jangan diulangi lagi karena itu justru akan membuat bekas luka sulit dihilangkan.

Spesialis dermatologi, venereologi, dan estetika, dr Pipim Septiana Bayasari Yudho Purwono, SpDVE, mengungkapkan bahwa pasien yang datang ke kliniknya paling banyak mengeluhkan masalah bekas luka. Baik yang berupa hiperpigmentasi (noda hitam) maupun scar (jaringan parut).

"Dan ketika dia ingin menghilangkan bekas, entah itu hiperpigmentasi atau scar, itu jauh lebih sulit daripada mencegah di awal," ujar dr Pipim dikutip detikHealth.

Menurut dr Pipim, bekas luka yang terlanjur terbentuk juga membutuhkan biaya (cost) yang jauh lebih besar jika ingin dihilangkan. Padahal jika ditangani lebih awal maka akan lebih mudah dan murah

Pertolongan Pertama: Rawat Fondasi Kulit

dr Pipim menegaskan bahwa penanganan luka yang tepat harus segera dilakukan sejak awal, agar proses penyembuhan berjalan optimal sekaligus meminimalisir risiko munculnya bekas. Langkah pertolongan pertama yang wajib dilakukan meliputi:

Bersihkan luka: Gunakan produk pembersih yang lembut (gentle) agar tidak memicu iritasi tambahan.
Gunakan pelembab (moisturizer): Menjaga kelembapan area luka sangat krusial untuk mempercepat regenerasi jaringan kulit.

Banyak orang salah kaprah dengan menghentikan perawatan begitu saja setelah permukaan luka menutup. Padahal, skin barrier atau fondasi kulit di area tersebut belum sepenuhnya pulih.

"Kulit itu secara superficial mungkin akan tertutup dengan baik. Tapi secara skin barrier, fondasinya belum tentu baik. Dan itu butuh 3 sampai 6 bulan untuk memperkuat fondasinya," terangnya.



Simak Video "Umur Berapa Seseorang Harus Rajin Pakai Skincare? Ini Penjelasannya"


(astj/astj)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork