Jerawat yang muncul di bawah hidung kerap menimbulkan rasa tidak nyaman karena berada di area yang sensitif dan mudah terkena sentuhan. Tapi, apakah jerawat di bawah hidung boleh dipencet?
Melansir Wolipop, memencet jerawat memang tampak seperti solusi cepat untuk menghilangkan benjolan merah yang mengganggu penampilan. Sayangnya, kebiasaan tersebut justru dapat memperparah kondisi kulit bila dilakukan sembarangan.
Jerawat di bawah hidung termasuk area yang punya banyak pembuluh darah dan kulit. Ini cukup sensitif sehingga perlu penanganan ekstra hati-hati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jadi, apakah jerawat di bawah hidung boleh dipencet? Berikut penjelasannya.
Banyak dokter kulit menyarankan supaya jerawat tak dipencet pakai tangan langsung, terutama jika jerawat masih meradang atau belum matang. Risiko yang bisa terjadi mulai dari luka, infeksi, bekas jerawat menghitam, hingga peradangan yang semakin parah.
Jika terjadi infeksi akibat memencet jerawat di hidung, maka dapat mengancam kesehatan lainnya. Meskipun risikonya kecil, bisa saja infeksi ini menyebabkan meningitis hingga pneumonia.
"Ada kemungkinan infeksi wajah menjadi infeksi yang berdampak pada seluruh tubuh," kata dermatologist Dr. Alok Vij. MD seperti dilansir dari Cleveland Clinic.
Dalam kasus yang sangat jarang, infeksi pada wajah bisa menyebabkan trombosis sinus kavernosa septik, yakni pembekuan darah di sinus kavernosa. Hal ini lalu bisa menyebabkan beragam masalah kesehatan serius dan berpotensi mengancam jiwa.
"Sejujurnya, kamu harus selalu menghindari memencet jerawat. Melakukannya dapat menyebabkan peradangan, hiperpigmentasi pasca-inflamasi, dan jaringan parut, hingga infeksi," saran Dr. Vij.
Sulit untuk menahan keinginan memencet, tetapi sebaiknya biarkan jerawat sembuh dengan sendirinya. Tapi, kalau kamu merasa gelisah atau memiliki acara penting yang akan datang, cobalah tips berikut untuk menghilangkan jerawat di hidung dengan aman:
1. Kompres Hangat
Rendam kain lap dalam air hangat (jangan terlalu panas), dan tempelkan pada area hidung selama 10 hingga 15 menit. Ini membantu menarik nanah ke permukaan dan bisa mempercepat proses penyembuhan.
2. Pakai Plester Jerawat
Bika jerawat di hidung telah terbuka, kamu bisa mencoba dengan menempel stiker jerawat di hidung. Tunggu hingga semalaman untuk menyerap cairan yang keluar.
3. Pergi ke Dokter Kulit
Dokter bisa membantu kamu dengan pilihan yang aman tetapi lebih cepat. Biasanya dokter kulit akan merekomendadikan suntikan kortison dan antibiotik.
(dhm/dhm)
