Milan Belum Sesuai Ekspektasi Amorim

Sepakbola Internasional

Milan Belum Sesuai Ekspektasi Amorim

Tim detikSport - detikSumut
Kamis, 17 Sep 2026 12:01 WIB
MILAN, ITALY - SEPTEMBER 16:  Head Coach Ruben Amorim of AC Milan looks on  prior to the UEFA Europa League 2026/27 League Phase MD1 match between AC Milan and SL Benfica at Stadio San Siro on September 16, 2026 in Milan, Italy. (Photo by Maciej Rogowski/Eurasia Sport Images/Getty Images)
Foto: Getty Images/Eurasia Sport Images
Milan -

AC Milan harus mengawali kiprahnya di fase grup Liga Europa dengan hasil mengecewakan. Bermain di hadapan pendukung sendiri di San Siro, Rossoneri takluk 0-2 dari Benfica pada Kamis (17/9/2026) dini hari WIB.

Dua gol kemenangan Benfica masing-masing dicetak Dodi Lukebakio dan Jakub Kaminski. Sementara itu, Milan sebenarnya cukup banyak menciptakan peluang, tetapi buruknya penyelesaian akhir membuat mereka gagal mencetak gol.

Sepanjang pertandingan, Milan melepaskan 17 tembakan dengan hanya empat yang mengarah ke gawang. Seluruh peluang tersebut berhasil diamankan kiper Benfica, Anatoliy Trubin. Di sisi lain, Benfica mencatatkan empat tembakan tepat sasaran dari total 11 percobaan, dengan dua di antaranya berbuah gol.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelatih Milan, Ruben Amorim, mengakui timnya tidak mampu menjalankan rencana permainan dengan baik. Menurutnya, Milan justru kerap menghadapi ancaman ketika sedang menguasai bola.

"Inti dari gagasan saya adalah bermain sepak bola," ujar Amorim dilansir detikSport dari Sky Sport Italia.

ADVERTISEMENT

"Untuk mewujudkannya, kami perlu memainkan bola, namun kami justru lebih sering menciptakan masalah bagi diri sendiri saat menguasai bola dibandingkan saat lawan yang menguasainya." tambahnya.

Ia juga menyoroti penampilan Milan pada babak pertama. Saat kebobolan, para pemain dinilai kehilangan kendali terhadap strategi yang telah disiapkan.

"Kami sedang berupaya membangun pola permainan agar bisa lebih banyak menguasai bola di area kotak penalti lawan-kami sempat melakukannya di babak kedua-tetapi kami gagal menciptakan peluang; kami kurang kreativitas saat berada di dekat kotak penalti."

"Di babak pertama, saat kami kebobolan, kami benar-benar kehilangan kendali atas rencana permainan kami; kami ingin melakukan segalanya dengan terburu-buru namun tanpa kualitas yang memadai."

"Jika melihat jalannya pertandingan, justru saat menguasai bola itulah kami harus waspada terhadap bahaya, karena kami sering kehilangan bola dalam situasi yang mengancam gawang kami sendiri." tambahnya.

Milan tampil tanpa Luka Modric dalam pertandingan ini. Sementara Diego Moreira, yang sebelumnya mencetak dua gol saat menghadapi Lazio pada akhir pekan lalu, baru diturunkan setelah tim tertinggal dua gol.

Namun, Amorim menegaskan bahwa persoalan Milan tidak bisa hanya dikaitkan dengan absennya satu atau dua pemain.

Kami perlu berbenah sebagai sebuah tim; masalahnya bukan sekadar ada satu atau dua pemain yang tidak bermain," Amorim melanjutkan.

"Ada hal-hal yang tidak kami lakukan saat berada di dalam kotak penalti, atau bahkan di dekatnya, seperti saat tidak ada pemain yang masuk ke kotak penalti untuk menyambut operan (Samuel) Chukwueze. Kami harus lebih akurat dan lebih terorganisasi," tegasnya.

Kekalahan dari Benfica memperpanjang tren negatif Milan yang kini telah melewati tiga pertandingan tanpa kemenangan. Rossoneri dituntut segera bangkit ketika menjamu Lecce pada Senin (21/9) pukul 01.45 WIB, dalam laga terakhir sebelum jeda internasional.



(nkm/nkm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads