Cara Makan Nasi Padang Tanpa Takut Gemuk, Begini Anjuran Ahli Gizi!

Cara Makan Nasi Padang Tanpa Takut Gemuk, Begini Anjuran Ahli Gizi!

Sarah Oktaviani Alam - detikSumut
Sabtu, 12 Sep 2026 07:30 WIB
10 Nasi Padang Hidden Gem yang Sedap, Ada dalam Pasar dan Gang!
Foto: Ilustrasi nasi padang. (detikFood/Visual)
Jakarta -

Seseorang yang sedang berusaha menjaga berat badan atau menjalani pola hidup sehat biasanya menghindari mengonsumsi nasi padang. Porsi nasi yang melimpah dan kuahnya yang bersantan kerap dianggap 'musuh' utama diet.

Dilansir detikHealth, spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, menegaskan sebenarnya tidak perlu menghindari total menu nasi padang untuk santap makan siang.

"Nasi padang itu nggak perlu dimusuhin, nggak perlu juga jadi nggak dimakan. Masih boleh makan nasi padang," ujar dr Yaze dalam live TikTok detikHealth, Kamis (10/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, dr Yaze mengingatkan bahwa penting untuk menyiasati porsi dan urutan saat mengambil makanan. Hal ini dilakukan agar gizi tetap seimbang dan terpenuhi tanpa berlebihan kalori.

1. Dahulukan Sayur

Urutan mengambil makanan menjadi kunci utama. Saat mengambil lauk, pastikan piring diisi oleh sayuran terlebih dahulu.

ADVERTISEMENT

Pilihan sayur di rumah makan padang biasanya cukup beragam, mulai dari daun singkong, gulai nangka, hingga sawi. Selain itu, lengkapi juga dengan lalapan segar.

"Harus ada sayur. Misalnya sawi, terus biasanya ada sayur nangka. Kalau bisa ada lalapan minimal timun, tapi bukan dua iris tapi satu buah utuh," jelasnya.

2. Pilih Protein Rendah Lemak

Setelah sayur, langkah berikutnya adalah mengisi piring dengan sumber protein hewani dan nabati. Dokter Yaze menyarankan untuk memprioritaskan olahan yang dibakar dibanding yang digoreng krispi atau bersantan pekat.

Protein hewani seperti ayam bakar atau ikan bakar. Sementara untuk protein nabati, bisa pilih tahu, tempe, atau telur.

3. Nasi Ditaruh Paling Terakhir (Maksimal 5 Sendok Makan)

Mengambil nasi dalam jumlah besar di awal menjadi kesalahan yang paling sering terjadi. Menurut dr Yaze, triknya justru menaruh nasi paling akhir saat piring sudah hampir penuh oleh sayur dan protein.

Hal itu membuat ruang untuk nasi secara alami akan berkurang. Adapun porsi nasi yang dianjurkan untuk satu kali makan siang adalah maksimal 5 sendok makan.

"Jadi terakhir kan biasanya di piringnya itu sudah penuh sama sayuran, sama ayam atau ikan. Nah, terakhir sisa sedikitnya itu baru ditaruh nasi. Jadi bukan berarti nasinya langsung jadi banyak banget," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di detikHealth, baca selengkapnya di sini



(mjy/mjy)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads