Air conditioner (AC) menjadi salah satu perangkat elektronik yang banyak digunakan di rumah, khususnya di kamar tidur pada saat ini. Tidak hanya berfungsi untuk menyejukkan ruangan, AC juga dapat menciptakan suasana tidur yang lebih nyaman, khususnya saat cuaca sedang panas.
Tetapi, mengatur suhu AC tidak bisa sembarangan. Suhu yang terlalu rendah dapat membuat tubuh kedinginan, sementara suhu yang terlalu tinggi bikin kamar tetap terasa gerah.
Lantas, berapa sebenarnya suhu AC yang ideal untuk kamar tidur? Berikut informasi lengkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suhu AC yang Ideal untuk Kamar Tidur
Dikutip detikProperti dari Medical News Today, suhu kamar tidur yang lebih sejuk umumnya bisa membantu menciptakan kondisi yang nyaman untuk tidur. Salah satu kisaran yang disebutkan yaitu sekitar 16-19,5 derajat Celsius.
Di sisi lain, pakar tidur dari Universitas Kansai merekomendasikan suhu yang lebih hangat, yaitu sekitar 25-28 derajat Celsius, untuk membantu menciptakan kondisi tidur yang berkualitas.
Perbedaan rekomendasi itu menunjukkan bahwa tidak ada satu angka yang mutlak cocok untuk semua orang. Suhu ideal bisa disesuaikan dengan kondisi tubuh dan kenyamanan masing-masing.
Yang terpenting, kamar tidak terlalu panas ataupun terlalu dingin. Pengaturan suhu yang tepat juga bisa memberikan beberapa manfaat, di antaranya:
- Membantu menjaga suhu tubuh tetap nyaman.
- Mengurangi risiko dehidrasi akibat kondisi kamar yang terlalu panas.
- Membantu menciptakan kualitas udara kamar yang lebih baik jika AC dirawat dan filternya rutin dibersihkan.
- Mengurangi risiko kulit menjadi terlalu kering akibat paparan udara dingin dalam waktu lama.
Tips Mengatur AC Saat Tidur
Selain menentukan suhu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan supaya AC bekerja lebih optimal dan kamar tetap nyaman sepanjang malam.
1. Tutup pintu dan jendela
Saat AC menyala, sebaiknya pintu dan jendela kamar ditutup rapat. Jika udara dingin terus keluar melalui celah atau pintu yang terbuka, AC harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan suhu ruangan.
Kondisi tersebut tidak hanya membuat kamar lebih sulit dingin, tetapi juga berpotensi meningkatkan penggunaan listrik.
2. Gunakan mode Sleep
Jika AC memiliki fitur sleep mode, fitur tersebut bisa digunakan saat tidur. Mode ini umumnya dirancang untuk menyesuaikan pengaturan suhu secara bertahap selama malam hari sehingga ruangan tetap nyaman tanpa membuat tubuh terlalu dingin.
Pengaturan tersebut juga dapat membantu mengurangi kerja kompresor pada kondisi tertentu sehingga penggunaan listrik bisa lebih efisien.
3. Jangan lupa bersihkan filter AC
Selain pengaturan suhu, kebersihan AC juga penting diperhatikan. Filter yang kotor dapat menghambat aliran udara dan membuat kinerja AC tidak optimal.
Karena itu, bersihkan filter secara berkala dan lakukan perawatan AC sesuai kebutuhan agar perangkat tetap bekerja dengan baik.
Jadi, tidak harus mengatur AC pada suhu serendah mungkin agar kamar cepat dingin. Pilih suhu yang membuat tubuh tetap nyaman saat tidur dan sesuaikan dengan kondisi masing-masing.
Dengan pengaturan yang tepat, kamar bisa tetap sejuk tanpa membuat tubuh kedinginan dan AC harus bekerja terlalu keras.
