Sederet Tanda Sakaratul Maut Menurut Islam, Apa Saja?

Sederet Tanda Sakaratul Maut Menurut Islam, Apa Saja?

Tim detikHikmah - detikSumut
Selasa, 08 Sep 2026 05:00 WIB
ilustrasi sakaratul maut
Foto: Ilustrasi sakaratul maut. (Getty Images/iStockphoto/piranka)
Jakarta -

Setiap makhluk yang bernyawa pasti akan mengalami kematian. Manusia, sebelum roh berpisah dengan jasad, akan melewati fase yang dikenal sebagai sakaratul maut.

Dilansir detikHikmah, kata sakarat berasal dari bahasa Arab yang berarti kekacauan atau kebingungan. Dalam kematian, sakaratul maut menggambarkan penderitaan dan kekacauan batin serta fisik seseorang di ambang ajal. Hal itu sebagaimana hadits Nabi SAW, "Sesungguhnya kematian memiliki sakarat (penderitaan)." (HR Bukhari)

Allah SWT memberikan setiap hamba-Nya tingkat kesakitan dan penderitaan sakaratul maut yang berbeda-beda. Bagi hamba-Nya yang beriman, maka rohnya akan keluar dengan lembut. Sebagaimana dalam hadits disebutkan, "Sesungguhnya roh orang mukmin keluar dengan mudah, seperti mengalirnya tetesan air dari mulut bejana." (HR Ahmad)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, bagi hamba-Nya yang kafir dan munafik, maka Allah SWT akan memberikan siksaan dan penderitaan. Sebagaimana hadits Nabi SAW riwayat Hakim, "Roh orang kafir dicabut seperti cabutan dari daging yang robek dan urat-urat yang tertarik."

Lalu, apa saja tanda-tanda sakaratul maut menurut Islam yang perlu diketahui?

ADVERTISEMENT

Sederet tanda Sakaratul Maut Menurut Islam

Berikut adalah tahapan dan tanda-tanda sakaratul maut menurut para ulama besar klasik seperti Imam Al-Ghazali, Imam Al-Qurtubi, dan Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah dikutip dari buku Menuju Kepulangan: Hakikat Kematian dalam Islam karya Fahmi Hidayat:

  1. Berubahnya warna kulit. Kulit di ujung jari dan kaki mulai membiru atau memucat karena aliran darah mulai melambat, begitu pun dengan warna kulit di wajah yang bisa memucat atau gelap.
  2. Pandangan mata mengarah ke atas, sebagaimana hadits riwayat Muslim yang menyatakan bahwa gerakan mata akan mengikuti roh yang dicabut.
  3. Tubuh terasa dingin. Aliran darah yang melambat sampai akhirnya berhenti tidak hanya membuat warna kulit berubah, suhu pun akan ikut menurun dan lama-kelamaan tubuh menjadi dingin.
  4. Keringat dingin. Menurut hadits riwayat Ahmad, seorang mukmin meninggal dengan keringat di dahinya, sebagaimana ketika Rasulullah SAW wafat.
  5. Kesulitan berbicara. Ketika sakaratul maut, lidah menjadi kaku dan sulit mengucap. Maka perlunya seseorang yang mendampingi untuk membimbing mengucap syahadat.

Tanda-tanda spiritual orang yang sedang menghadapi sakaratul maut dapat dilihat pada raut wajahnya. Bagi orang yang beriman ketika rohnya dicabut sering kali nampak tenang bahkan tersenyum, sebaliknya orang yang durhaka akan tampak takut dan gelisah.

Orang yang akan menghadapi sakaratul maut, kata Ibnu Qayyim, sering kali bisa melihat hal yang ghaib.

Fase Sakaratul Maut

Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin dan Imam Al-Qurtubi dalam At-Tadzkirah membagi fase sakaratul maut jadi tiga, yaitu:

  1. Fase pingsan jiwa. Pada fase ini mulai kehilangan kesadaran secara bertahap, tetapi roh masih ada dalam jasad.
  2. Fase perpisahan roh dan tubuh. Dalam fase inilah biasanya rasa sakit luar biasa akan terasa karena terjadi pergolakan ketika roh ditarik dari setiap bagian tubuh.
  3. Fase pengangkatan roh. Setelah roh tercabut, malaikat akan mengangkatnya ke langit disertai doa para malaikat.

Ada perbedaan proses sakaratul maut antara orang yang beriman dan orang kafir, antara lain:

  • Untuk hamba-Nya yang beriman akan didatangi oleh malaikat dengan wajah yang berseri dan membawa kafan wangi dari surga. Rohnya akan dicabut dengan lembut disertai dengan iringan doa, lalu ditulis dalam illiyyin atau tempat catatan orang saleh.
  • Untuk hamba-Nya yang kafir maka akan didatangi oleh malaikat dengan wajah yang menakutkan serta membawa kain kasar berbau busuk. Rohnya akan dicabut dengan paksa, lalu ditulis dalam sijjin (catatan orang durhaka).

Wallahu a'lam.

Artikel ini telah tayang di detikHikmah, baca selengkapnya di sini

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Pentingnya Membaca Al Fatihah Secara Sempurna sebagai Rukun Salat"
[Gambas:Video 20detik] (mjy/mjy)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads