Wali Kota Medan Rico Waas menyebut penanganan banjir menjadi prioritas dalam Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (P-APBD) Medan tahun 2026. Hal ini disampaikan Rico saat ditanyai terkait banjir yang merendam beberapa permukiman warga.
"Di dalam rancangan R-APBD, P-APBD dan seluruh perancangan kita dalam ruangan anggaran kita selalu terhubung dan akan terus difokuskan dalam penanganan banjir. Apakah itu infrastruktur mulai dari jalan, drainase, mitigasi banjir," ujar Rico saat diwawancarai, Senin (7/9/2026).
Adapun dalam struktur Perubahan APBD 2026, pendapatan daerah meningkat dari Rp6,79 triliun lebih menjadi Rp7,13 triliun lebih atau naik 5,05 persen. Sementara belanja daerah meningkat dari Rp6,9 triliun lebih menjadi Rp7,73 triliun atau bertambah 12,03 persen. Adapun pembiayaan neto direncanakan sebesar Rp592,21 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain alokasi anggaran, Rico mengatakan, pembenahan sungai-sungai yang ada di Kota Medan juga menjadi fokus utama. Sementara alokasi anggaran untuk BPBD, kata Rico, ditujukan untuk pengurangan dampak banjir.
"Semuanya masih masuk utama karena memang fokus kita kondisi Kota Medan ini memang harus kita seriusin. Tentang bagaimana melakukan mitigasi banjir, pengurangan dampak banjir itu harus dilakukan, dari seluruh anggaran itu, terus menerus," katanya.
Menurut Rico, normalisasi sungai-sungai besar di Kota Medan masih dalam proses. Ia berharap, pembenahan sungai dapat mereduksi banjir.
"Walaupun memang kita terus berharap tentunya bagaimana pembenahan sungai-sungai besar kita juga bisa dilaksanakan. Memang saat ini masih dalam proses terus menerus," pungkasnya.
Diketahui, hujan deras yang mengguyur Kota Medan kembali menyebabkan banjir di kawasan Jalan Brigjen Katamso, Medan, Senin (7/9/2026) pagi.
Dalam unggahan yang beredar di media sosial, air luapan merendam sejumlah permukiman warga hingga masuk ke dalam rumah.
"Sejumlah warga terlihat menyelamatkan barang dan memilih mengungsi sementara ke area yang lebih aman di pinggir jalan. Kondisi ini kembali mengganggu aktivitas warga yang hendak memulai kegiatan di awal pekan," tulis unggahan di akun media sosial Instagram dilihat detikSumut, Senin (7/9/2026).
Terkait hal ini, Rico mengaku personel BPBD sudah siaga di lokasi banjir.
"BPBD sudah kita kerahkan di lokasi untuk bisa mengevakuasi warga untuk daerah-daerah yang memang sudah terjadi ketinggian banjirnya sudah cukup tinggi," kata Rico.
