Sekretaris Dinas Peternakan Kabupaten Labuhanbatu, Mudasir (50) ditangkap karena kasus penipuan dengan modus pengadaan barang yang ternyata fiktif. Kini, polisi telah menangkap Mudasir terkait kasus itu.
"(Pelaku) PNS, jabatan pelaku ini yaitu sekretaris di Dinas Peternakan Kabupaten Labuhanbatu," kata Wakapolsek Medan Kota AKP Harles Gultom saat konferensi pers, Jumat (31/7/2026).
Harles mengatakan sejauh ini ada sekitar 15 orang yang menjadi korban pelaku. Total kerugiannya mencapai Rp 1 miliar. Namun, saat ini pihak kepolisian tengah mendalami kemungkinan adanya korban lain yang ditipu pelaku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk saat ini, korban kurang lebih 15 orang. Total kerugian kurang lebih Rp 1 miliar," sebutnya.
Mantan Kanit Reskrim Polsek Sunggal itu mengatakan salah satu korban bernama Yudhi (33) kini telah membuat laporan ke Polsek Medan Kota. Awalnya, pelaku menawarkan ke korban untuk bekerjasama dalam hal pengadaan laptop di Dinas Peternakan Labuhanbatu.
Pelaku mengiming-imingi korban keuntungan sekitar Rp 65 juta. Korban pun tertarik. Alhasil, pada Sabtu (11/7), korban dan pelaku pergi ke salah satu toko elektronik di Jalan Brigjen Katamso dan membeli 20 unit laptop.
Baca juga: Truk Vs Pikap di Labura, 1 Orang Tewas |
Namun, ternyata, laptop itu bukan digunakan untuk pengadaan di dinas tempat pelaku bekerja, melainkan dijualnya kepada orang lain.
"Jadi, pelaku membujuk si korban supaya mau dengan iming-iming akan mendapat imbalan atau keuntungan kurang lebih sekitar Rp 65 juta. Oleh si pelaku langsung menjual laptop tersebut kepada kawannya, bukan untuk Dinas Peternakan. Jadi pengadaan tersebut adalah fiktif," ujarnya.
