Sebuah mobil pikap Suzuki Carry tabrakan dengan dengan truk di Desa Gunung Melayu, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura). Kecelakaan maut itu mengakibatkan satu orang tewas di tempat.
"Benar, telah terjadi kecelakaan maut Labura," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Labuhanbatu, Ipda Poriaman, saat dikonfirmasi detikSumut, Minggu (26/7/2026).
Kronologi Kecelakaan
Ia menyebut kecelakaan terjadi pagi tadi di KM 235-236 ruas Medan-Rantau Prapat. Kecelakaan bermula saat mobil pick up Suzuki Carry BK 8439 VY yang dikemudikan Riadi (34) melaju dari arah Rantau Prapat menuju Medan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada saat bersamaan, dump truk BK 8251 CV yang dikemudikan Bernando Sembiring datang dari arah berlawanan. Setibanya di lokasi kejadian, Riadi diduga kurang berhati-hati saat berkendara.
Mobil yang dikemudikannya mengambil jalur terlalu ke kanan hingga masuk ke lajur kendaraan dari arah berlawanan. "Diduga pengemudi Suzuki Carry kurang hati-hati, mengambil jalur terlalu ke kanan dan tidak memperhatikan dump truk yang datang dari arah berlawanan. Akibatnya, Suzuki Carry tidak dapat dikendalikan dan menabrak bagian depan dump truk sehingga terjadi tabrakan depan," ujarnya.
Benturan keras membuat bagian depan Suzuki Carry ringsek. Riadi mengalami patah terbuka pada lengan kanan, kaki kanan remuk, serta luka robek di bagian kening dan pelipis kanan.
"Pengemudi Suzuki Carry meninggal dunia di tempat kejadian perkara dan selanjutnya dievakuasi ke RSUD Aek Kanopan," ucapnya.
Warga sekitar yang melihat peristiwa tersebut langsung menghubungi pihak kepolisian dan langsung melakukan evakuasi korban dibawa ke rumah sakit terdekat dan melakukan olah tempat kejadian perkara .
"Sudah kita evakuasi korban dan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa dua orang saksi, yakni Paldi (15), penumpang dump truk yang duduk di samping pengemudi, serta Ismail (30), warga yang berada di sekitar lokasi," ucapnya.
Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan sebagai barang bukti di Pos Lantas Terpadu Kualuh Selatan. "Kendaraan yang terlibat sudah diamankan sebagai barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut," jelas Poriaman.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi menyimpulkan kecelakaan diduga dipicu kelalaian pengemudi Suzuki Carry.
"Faktor penyebab sementara adalah pengemudi Suzuki Carry kurang berhati-hati, mengambil jalur terlalu ke kanan, dan tidak memperhatikan kendaraan dari arah berlawanan," tutupnya.
Akibat kecelakaan tersebut, kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp 25 juta. Sementara itu, kondisi jalan di lokasi kejadian berupa jalan lurus dan tidak ditemukan adanya faktor kendaraan yang diduga menjadi penyebab kecelakaan.
Simak Video "Video Kecelakaan Maut KA Vs Pajero di Tebing Tinggi, Lansia Tewas"
[Gambas:Video 20detik] (astj/astj)
