Prabowo Ungkit 3 Pemimpin 'Kancil' di Indonesia, Ini Sosoknya

Nasional

Prabowo Ungkit 3 Pemimpin 'Kancil' di Indonesia, Ini Sosoknya

Firda Cynthia Anggraini - detikSumut
Jumat, 24 Jul 2026 03:01 WIB
Presiden Prabowo Subianto berpidato dalam peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta International Convention Center, Jakarta, Kamis (23/7/2026). Prabowo Subianto buka suara soal arah pembangunan ekonomi nasional di bawah kepemimpinannya, yaitu menjalankan Pasal 33 dan 34 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.
Presiden Prabowo Subianto (Foto: Andhika Prasetia/DetikFoto)
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto melontarkan candaan saat menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 PKB. Dalam sambutannya, Prabowo menyebut ada tiga pemimpin yang dijulukinya sebagai "kancil", yakni Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, dan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia.

Candaan tersebut disampaikan Prabowo di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026). Sebelum mengakhiri pidatonya, Prabowo mengaku terharu melihat banyak kader PKB mengenakan kaus bertuliskan "Prabowonomics".

"Terima kasih. Saya khawatir lama-lama di sini saya nggak tahan, saya bisa keluar air mata saya," kata Prabowo, melansir detikNews.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prabowo kemudian menyinggung bahwa bahkan kader Partai Gerindra tidak mengenakan kaus yang menampilkan konsep kebijakannya tersebut. Menurutnya, ide penggunaan kaus "Prabowonomics" merupakan akal-akalan Cak Imin.

"Gerindra aja nggak pakai kaus itu kok. Ini akal-akalan Gus Imin ini (kader pakai kaus Prabowonomics)," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Dalam kelanjutan pidatonya, Prabowo menyebut Indonesia memiliki dua pemimpin yang dijulukinya sebagai "kancil", yaitu Cak Imin dan Sufmi Dasco Ahmad.

"Memang di Indonesia ini ada dua pemimpin kancil. Gus Imin dan Sufmi Dasco," ujarnya.

Tak berhenti di situ, Prabowo menambahkan bahwa "kancil" ketiga adalah Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia. Ia pun berkelakar bahwa jika ketiga tokoh tersebut berkumpul, situasinya bisa menjadi "berbahaya".

"Kancil ketiga mungkin Ketua Umum Golkar ini. Itu kalau tiga orang itu berkumpul, wah repot kita ini. Bahaya kita," ujarnya.



(afb/afb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads