Mualem Tegaskan Bakal Tertibkan Semua Tambang Ilegal-Pembalakan liar di Aceh

Aceh

Mualem Tegaskan Bakal Tertibkan Semua Tambang Ilegal-Pembalakan liar di Aceh

Agus Setyadi - detikSumut
Kamis, 23 Jul 2026 22:41 WIB
Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem. (Foto: Agus Setyadi/detikSumut).
Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem. (Foto: Agus Setyadi/detikSumut).Foto: Agus Setyadi/detikSumut
Banda Aceh -

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) menegaskan akan menertibkan seluruh tambang ilegal yang ada di Tanah Rencong. Dia meminta penambang mengindahkan peringatan tersebut.

"Illegal logging, tambang liar, tambang emas, tambang minyak dan lain-lain semuanya. Semua tambang (ilegal) akan kita tertibkan," kata Mualem kepada wartawan usai melantik pejabat eselon II dan Kepala SMA sederajat di Anjong Mon Mata Kompleks Pendopo Gubernur Aceh, Kamis (23/7/2026) sore.

Mualem mengaku saat ini sedang menyiapkan butir-butir pengumuman untuk para penambang ilegal. Ketua Umum Partai Aceh itu mengaku akan menindak penambang tidak patuh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dengan cara apa kami ada cara khusus sendiri," jelasnya.

Penanganan pembalakan liar disebut menjadi perhatian serius sebab berkaitan erat dengan bencana banjir besar di Aceh. "Salah satu penyebab banjir ini adalah penebangan pohon di hutan-hutan atau illegal logging," kata Mualem.

ADVERTISEMENT

Tahun lalu, Mualem memerintahkan ekskavator segera keluar dari tambang ilegal di seluruh hutan Tanah Rencong. Mualem ketika itu memberikan waktu dua minggu.

"Dua minggu dari sekarang, semua ekskavator keluar dari hutan Aceh. Jika tidak, selepas dua minggu kami akan evaluasi dan kami akan periksa. Kalau tidak, ada ketentuan yang akan kita berikan. Apakah hangus beko atau yang lainnya," kata Mualem disambut tepuk tangan anggota dewan usai paripurna di DPR Aceh, Kamis (25/9/2025).

Menurutnya, Pemerintah Aceh akan melakukan penertiban dan penataan tambang ilegal karena tambang tersebut menyebabkan kerusakan lingkungan serta tidak memberikan manfaat bagi pendapatan daerah.

"Insya Allah, demi rakyat kita akan terus berbenah. Semua ini untuk kepentingan Aceh, untuk kepentingan masyarakat Aceh," jelasnya.



(agse/nkm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads