Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P(K) menargetkan sebanyak 66.100 warga mengikuti program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kota Medan. Program ini, kata Benjamin, merupakan bagian dari target penurunan kasus TB sebanyak 50 persen dalam 5 tahun ke depan.
"Jadi di Medan akan ada 661 lokasi. Setiap titik kita akan periksa 100 orang. Jadi kita akan periksa 66.100 orang yang akan mengikuti program CKG mulai dari besok sampai dengan 30 November," ujar Benjamin dalam kegiatan peninjauan pelaksanaan skrining TB terintegrasi di Gedung PKK Medan, Selasa (21/7/2026).
Benjamin mengatakan, skrining TB dilakukan melalui program CKG. Sementara untuk memastikan seluruh kasus TB teridentifikasi, dilakukan kegiatan tracing kepada kontak erat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau screening itu kita mancing ikan di laut, dapatnya lebih sulit daripada mancing di kolam. Kalau mancing di kolam, kan tinggal kasih pancing, dapat. Itulah yang kita lakukan. Sementara kalau tracing orang yang diundang adalah orang yang keluarganya sakit TB," ungkapnya.
Pria yang akrab disapa Beni ini mengatakan, CKG merupakan program penting untuk warga Indonesia. Menurutnya, banyak masyarakat yang tidak mengetahui tentang penyakit yg diidapnya.
"CKG penting karena apa? Orang Indonesia ini yang sakit itu rata-rata mereka sakit tanpa tahu bahwa punya hipertensi dan diabetes. Ini kalau nggak terkontrol akan menyebabkan penyakit. Jadi kena stroke, kena serangan jantung, cuci darah, cuma gara-gara punya hipertensi dan diabetes yang nggak terkontrol. Rugi dong. Buat apa kita sakit seperti itu? Nah, oleh karena itu kita lakukan CKG," jelasnya.
Menurut Beni, saat ini, terdapat 66,7 juta orang yang sudah mengikuti CKG. Target tahun 2026 yakni mencapai 130 juta orang.
"Sejauh ini sudah 66,7 juta orang sampai dengan 2 hari lalu. Jadi kita punya target tahun ini bisa 130 juta orang diperiksa, tahun lalu bisa 70 juta. Supaya kalau ada penyakit, langsung ditemukan, seperti yang kita lakukan hari ini di tempat ini," katanya.
Beni berharap, pemerintah daerah dapat memastikan percepatan pelaksanaan CKG di wilayah masing-masing. Termasuk realisasi anggaran yang dikeluarkan.
"Kita ini nyari teman ke sini untuk berantas TB bersama-sama. Nggak ada yang salah, kita berjuang bersama-sama. Ini program pertama kali. Saya mengharapkan nanti Desember kita mau tahu apakah di Sumatera Utara CKG-nya ini bisa 90 persen nggak. Mungkin 100 persen sulit, tapi kalau boleh sampai 90 persen," tutupnya.
Simak Video "Video: Langkah Lanjutan Jika Ditemukan Anak Sakit di Cek Kesehatan Gratis Sekolah"
[Gambas:Video 20detik] (astj/astj)
