Bacaan Doa Setelah Azan dan Ikamah, Lengkap dengan Terjemahannya

Aisyah Luthfi - detikSumut
Jumat, 10 Jul 2026 09:50 WIB
Foto: Getty Images/harimoto
Medan - Adzan merupakan penanda bahwa waktu untuk menunaikan shalat fardhu lima waktu telah tiba. Mengumandangkan azan dan ikamah sendiri hukumnya sunnah muakkad (sangat dianjurkan) sebelum mendirikan salat wajib, baik saat dikerjakan secara berjamaah maupun ketika shalat sendirian (munfarid).

Bagi detikers yang ingin mengamalkannya, berikut detikSumut rangkumkan informasi tentang lafadz bacaan azan, ikamah, serta doa setelah adzan, lengkap!

Lafadz Bacaan Azan Lengkap

Melansir laman NU Online, anjuran membaca doa sesudah adzan ini bersandar pada sebuah hadits shahih yang diriwayatkan oleh sahabat Jabir bin Abdullah RA dalam kitab Shahih Bukhari. Rasulullah SAW bersabda:

وعن جابر بن عبد الله رضي الله عنهما أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال من قال حين يسمع النداء اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلاَةِ القَائِمَةِ آتِ مُحَمَّداً الوَسِيْلَةَ وَالفَضِيْلَةَ، وَابْعَثْهُ مَقَاماً مَحْمُودًا الَّذِي وَعَدْتَهُ، حلت له شفاعتي يوم القيامة رواه البخاري في صحيحه

Artinya, "Dari Jabi bin Abdullah ra, Rasulullah saw bersabda, 'Siapa saja yang berdoa ketika mendengar seruan azan 'Allāhumma rabba hādzihid dakwatit tāmmah, was shalātil qā'imah, āti muhammadanil wasīlata wal fadhīlah, wab'atshu maqāmam mahmūdanil ladzī wa'attah,' niscaya jatuhlah syafaatku padanya di hari kiamat.' (HR Bukhari)," (An-Nawawi, Al-Adzkar, [Kairo, Darul Hadits: 2003 M/1424 H], halaman 44).

Menurut kesepakatan ulama dari mazhab Syafi'iyah, Hanafiyah, dan Hanabilah, kalimat adzan wajib dilafalkan menggunakan bahasa Arab yang fasih. Berikut teks lengkapnya:

(٢x) اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ

Allâhu Akbar, Allâhu Akbar (2x)

(Allah Maha Besar, Allah Maha Besar)

(٢x) أَشْهَدُ اَنْ لاَ إِلٰهَ إِلَّااللهُ

Asyhadu allâ ilâha illallâh (2x)

(Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah)

(٢x) أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ

Asyhadu anna Muhammadan rasûlullâh (2x)

(Aku bersaksi sesungguhnya Muhammad adalah utusan Allah)

(٢x) حَيَّ عَلَى الصَّلاَةِ

Hayya 'alash shalâh (2x)

(Marilah laksanakan shalat)

(٢x) حَيَّ عَلَى الْفَلاَحِ

Hayya 'alal falâh (2x)

(Marilah menuju kepada kejayaan)

(١x) اَللهُ أَكْبَرُ ،اَللهُ أَكْبَرُ

Allâhu Akbar, Allâhu Akbar (1x)

(Allah Maha Besar, Allah Maha Besar)

(١x) لَا إِلَهَ إِلَّااللهُ

Lâ ilâha illallâh (1x)

(Tiada Tuhan selain Allah)

Bacaan Doa Setelah Adzan

Merujuk pada penjelasan Sayyid Abdullah bin Alawi al-Haddad dalam kitabnya, sunnah setelah muadzin selesai mengumandangkan adzan adalah membaca shalawat nabi terlebih dahulu baru kemudian menyambungnya dengan membaca doa.

Berikut adalah teks bacaan doa setelah adzan berdasarkan hadits shahih riwayat Bukhari:

اَللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيلَةَ وَالْفَضِيلَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُودًا الَّذِي وَعَدْتَهُ اِنَكَ لاَ تُخْلِفُ اْلمِيْعَاد

Latin: Allahumma rabba haadzihid da'watit taammah. Wash shalaatil qaa-imah. Aati muhammadal wasiilata wal fadhiilah, wab'atshu maqoomam mahmuudal ladzii wa'adtahu innaka la tukhliful mi'ad.

Artinya: "Ya Allah, Tuhan yang memiliki panggilan ini, yang sempurna dan memiliki salat yang didirikan. Berilah Nabi Muhammad wasilah dan keutamaan, serta kemuliaan dan derajat yang tinggi, dan angkatlah ia ke tempat yang terpuji sebagaimana yang Engkau telah janjikan."

Tambahan Doa Khusus Setelah Adzan Magrib

Saat memasuki waktu shalat Magrib (menjelang malam), detikers dianjurkan menambahkan bacaan berikut ke dalam doa:

اللّٰهُمَّ هَذَا إِقْبَالُ لَيْلِكَ وإدْبَارُ نَهَارِكَ وَأَصْوَاتُ دُعَاتِكَ فَاغْفِرْ ليْ

Latin: Allahumma hadza iqbalu lailika wa idbaru naharika wa ashwatu du'aika faghfir lii.

Artinya: "Ya Allah, ini telah menjelang malam-Mu, dan telah berlalu siang-Mu, telah diserukan seruan-Mu, maka ampunilah aku."

Bacaan Doa Setelah Ikamah

Setelah muadzin mengumandangkan iqamah sebagai penanda shalat jamaah segera ditegakkan, berikut adalah lafadz doa yang bisa dibaca:

اَللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةْ وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةْ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَأٰتِهِ سُؤْلَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Latin: Allâhumma rabba hâdzihid da'watit tâmmah, washshalâtil qâ-imah, shalli wa sallim 'alaa sayyidinaa Muhammadin wa aa tihi su'lahu yaumal qiyaa mati.

Artinya: "Wahai Tuhanku, yang memiliki seruan sempurna ini serta shalat yang segera akan dilaksanakan, curahkanlah rahmat dan salam atas junjungan kita Nabi Muhammad SAW, dan berilah/kabulkanlah segala permohonannya pada hari kiamat."

Itulah ulasan lengkap mengenai bacaan doa setelah adzan. Mengingat memanjatkan doa sesudah mendengar dan menjawab seruan muadzin adalah amalan yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Bagi umat Islam tentu sangat disayangkan jika melewatkan momentum ini karena merupakan salah satu waktu paling mustajab dikabulkannya doa.

Semoga informasi ini bermanfaat, ya detikers!



Simak Video "FBR dan Ikatan Keluarga Madura Deklarasikan Dukung Ganjar-Mahfud"


(dhm/dhm)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork