Setelah azan selesai dikumandangkan, umat Islam dianjurkan membaca doa setelah azan. Amalan ini merupakan sunnah Rasulullah SAW yang memiliki keutamaan besar. Salah satunya adalah memperoleh syafaat Rasulullah SAW pada hari kiamat bagi orang yang mengamalkannya.
Berikut bacaan doa setelah azan sesuai sunnah beserta haditsnya.
Bacaan Doa Setelah Azan Sesuai Sunnah
Mengutip buku Hafalan Luar Kepala Semua Bacaan Shalat, Doa Pilihan, dan Surat-Surat Pendek karya Ustaz Khalili Amrin Ali al-Sunguti, berikut bacaan doa setelah azan yang dianjurkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلاَةِ القَائِمَةِ آتِ سَيِّدَنَا مُحَمَّداً الوَسِيْلَةَ وَالفَضِيْلَةَ، وَابْعَثْهُ مَقَاماً مَحْمُودًا الَّذِي وَعَدْتَهُ إِنَّكَ لَا تُخْلِفُ المِيْعَادَ
Allāhumma rabba hādzihid dakwatit tāmmah, was shalātil qā'imah, āti sayyidanā muhammadanil wasīlata wal fadhīlah, wab'atshu maqāmam mahmūdanil ladzī wa'attah, innaka lā tukhliful mī'ād.
Artinya: "Ya Allah, Tuhan seruan yang sempurna dan salat yang ditegakkan, berikanlah wasilah dan keutamaan kepada Nabi Muhammad SAW. Bangkitkan beliau pada kedudukan terpuji yang Engkau janjikan. Sesungguhnya Engkau tidak akan menyalahi janji."
Keutamaan Membaca Doa Setelah Azan
Anjuran membaca doa setelah azan bersumber dari hadits Rasulullah SAW. Mengutip kitab Bulughul Maram karya Al-Hafizh Ibnu Hajar al-Asqalani, dari Jabir RA, Rasulullah SAW bersabda:
"Barangsiapa yang ketika mendengar azan berdoa: Allaahumma robba haadzihi da'watit taammati was sholaatil qooimati aati Muhammadanil washiliilata wal fadliilata wab'atshu maqooman mahmuudal ladzi wa'adtahu (artinya: Ya Allah Tuhan panggilan yang sempurna dan salat yang ditegakkan, berilah Nabi Muhammad wasilah dan keutamaan, serta bangunkanlah beliau pada tempat yang terpuji seperti yang telah Engkau janjikan), maka dia akan memperoleh syafaat dariku pada hari kiamat." (Dikeluarkan oleh Imam Empat).
Hadits tersebut menjelaskan bahwa orang yang membaca doa setelah azan akan memperoleh syafaat Rasulullah SAW pada hari kiamat. Itulah sebabnya doa ini dianjurkan untuk diamalkan setiap kali azan selesai dikumandangkan.
Keistimewaan Berdoa di Antara Azan dan Iqamat
Selain membaca doa setelah azan, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak doa pada jeda antara azan dan iqamat. Waktu tersebut termasuk saat yang mustajab untuk berdoa.
Mengutip buku Fikih Sunnah Jilid 1 karya Sayyid Sabiq, Rasulullah SAW bersabda:
"Doa yang dipanjatkan di antara azan dan iqamat tidak akan ditolak." (HR. Abu Daud, Nasa'i, dan Tirmidzi).
Hadits tersebut berstatus hasan dan shahih. Anas RA juga meriwayatkan bahwa para sahabat pernah bertanya kepada Rasulullah SAW mengenai doa yang sebaiknya dibaca pada waktu tersebut. Beliau menjawab:
"Mintalah kepada Allah kesehatan dan keselamatan di dunia dan akhirat."
Karena itu, setelah membaca doa setelah azan, waktu menjelang iqamat dapat dimanfaatkan untuk memohon kepada Allah SWT, baik urusan dunia maupun akhirat, karena termasuk waktu yang sangat dianjurkan untuk berdoa.
(inf/lus)

Komentar Terbanyak
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Soal Pidana Pelaku dan Kampanye LGBT
MUI Tegaskan Orientasi Seksual Sesama Jenis Bukan Kodrat, Tapi Penyimpangan
Liga Muslim Dunia Kecam Serangan Pemukim Israel terhadap Warga Palestina