Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, umat Islam mulai bersiap-siap. Salah satunya adalah menyiapkan lafadz bilal sholat Idul Adha, lengkap dengan tulisan Arab, Latin, dan artinya.
Pelaksanaan sholat Idul Adha di Indonesia tidak lepas dari sosok bilal yang bertugas membantu mengatur jalannya pelaksanaan sholat Idul Adha dengan seruan atau bacaan, agar jamaah dapat mengikuti rangkaian ibadah dengan tertib dam khusyuk. Berhubung bacaannya cukup banyak, bilal Idul Adha biasanya membutuhkan lafadz lengkap agar berjalan lancar.
Lantas, seperti apa lafadz bilal sholat Idul Adha itu? Simak teks yang telah disiapkan detikJateng di bawah ini!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hukum Bacaan Bilal Sholat Idul Adha
Berdasarkan keterangan di laman NU Online, pada saat pelaksanaan sholat Idul Adha, adzan dan iqamah tidak dianjurkan untuk dikumandangkan. Hal ini sebagaimana dengan yang tercantum dalam Kitab Al Muhadzdzab dan syarahnya Al-Majmu' yang berbunyi:
ولا يؤذن لها ولا يقام لما روى عن بن عباس رضي الله عنهما قال " شهدت العيد مع رسول الله صلي الله عليه وسلم ومع أبي بكر وعمر وعثمان رضي الله عنهم فكلهم صلى قبل الخطبة بغير اذان ولا اقامة " والسنة أن ينادى لها الصلاة جامعة لما روى عن الزهري أنه كان ينادى به
Artinya: "Pada sholat Id tidak terdapat kumandang adzan dan iqamah sebagaimana riwayat Ibnu Abbas RA 'Aku menyaksikan sholat Id bersama Rasulullah SAW, Abu Bakar, Umar, dan Ustman RA. Mereka semua melakukan sholat sebelum khutbah tanpa adzan dan iqamah.' (Bilal) Dianjurkan untuk menyeru dengan 'as-shalāta(u) jāmi'ah' sebagaimana riwayat Az-Zuhri RA bahwa ia diseru dengan kalimat demikian,"
Lebih lanjut, kedua bacaan tersebut digantikan dengan menyerukan lafal "As-shalatau jami'ah". Adapun bacaan tersebut diserukan oleh bilal kepada seluruh jamaah sholat Idul Adha. Supaya lebih jelas, berikut uraian lafalnya:
الصَّلَاةَ جَامِعَةً
Latinnya: As-shalāta(u) jāmi'ah.
Artinya: "(Marilah) sholat Idul Adha berjamaah."
Perlu diketahui, bilal adalah hal baru yang pada zaman Rasulullah SAW tidak ada. Karenanya, ada kalangan yang memilih tidak menugaskan bilal saat sholat Idul Adha. Misalnya, lembaga fatwa Arab Saudi pernah mengeluarkan fatwa:
"Apabila imam telah berdiri untuk sholat Id, maka ia langsung melakukan takbiratul ihram, dan tidak perlu sebelumnya ia berkata kepada jamaah: 'ash-sholaatu jaami'ah', tidak pula: 'Ayo sholat Id' ataupun lafal yang lain, karena tidak ada dalil yang menunjukkannya. Panggilan 'ash-sholaatu jaami'ah' hanyalah pada sholat Gerhana Matahari dan Bulan." (Fatawa al-Lajnah ad-Daimah, 8/314 nomor 3568)
Di sisi lain, ada pula yang menganggap bilal sebagai bidah hasanah (hal baru yang baik). Wallahu a'lam bish-shawab.
Lafadz Bilal Sholat Idul Adha Lengkap
Bagi detikers yang sedang mencari referensi teks bilal sholat Idul Adha, berikut merupakan bacaan bilal sholat Idul Adha lengkap yang dikutip dari buku Kumpulan Doa, Dzikir, dan Sholawat Al-Khoirot oleh A. Fatih Syuhud, buku Tarhim Pondok Pesantren Suryalaya karya Kamaludin Koswara, dan laman NU Online.
1. Sebelum Sholat Idul Adha
الصَّلاةَ جَامِعَة ×٣ صَلُّوْا سُنَّةً لِعِيدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللهُ
Latinnya: Ash-shalāta jāmi'ah (3x) Shallū sunnatan li 'Īdil-Aḍḥā rak'ataini jāmi'ah, raḥimakumullāh.
Artinya; "Sholat berjamaah (3x) Laksanakanlah sholat sunah Idul Adha dua rakaat berjamaah, semoga Allah merahmati kalian."
2. Setelah Sholat Idul Adha
مَعَاشِرَ الْمُسْلِمِيْنَ وَزُمْرَةَ الْمُؤْمِنِيْنَ رَحِمَكُمُ اللهُ، إِعْلَمُوْا أَنَّ يَوْمَكُمْ هٰذَا يَوْمُ عِيْدِ الْأَضْحَى وَيَوْمُ السُّرُوْرِ وَيَوْمُ الْمَغْفُوْرِ، أَحَلَّ اللهُ لَكُمْ فِيْهِ الطَّعَامَ، وَحَرَّمَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامَ، إِذَا صَعِدَ الْخَطِيْبُ عَلَى الْمِنْبَرِ أَنْصِتُوْا أَثَابَكُمُ اللهُ، وَاسْمَعُوْا أَجَارَكُمُ اللهُ، وَأَطِيْعُوْا رَحِمَكُمُ الله
Latinnya: Ma'aasyiral muslimina wa zumratal mu'miniina rahimakumullaah, i'lamuu anna yaumakum haadzaa yaumu 'iidil adha wa yaumus suruuri wa yaumul maghfuuri, ahalallahu lakum fiihith tha'aama wa harrama 'alaikumush shiyaama, idzaa sha'idal khatiibu 'alal minbari anshituu atsaabakumullaahu, wasma'uu ajaarakumullaahu, wa athii'u rahimakumullaah.
Artinya: "Wahai sekalian kaum muslimin dan golongan kaum mukminin, semoga Allah memberi rahmat kepada kalian. Ketahuilah sesungguhnya hari kalian ini adalah hari Idul Adha, hari bahagia, dan hari pengampunan. Allah menghalalkan bagi kalian makan pada hari itu dan Allah mengharamkan bagi kalian puasa pada hari itu. Apabila khatib naik ke atas mimbar, perhatikanlah, dengarkanlah dan taatilah, semoga Allah memberi rahmat kepada kalian."
3. Sebelum Khutbah Idul Adha
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّد . اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّد . اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلَّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Latinnya: Allāhumma ṣalli 'alā Sayyidinā Muḥammad. Allāhumma ṣalli 'alā Sayyidina Muḥammad. Allāhumma ṣalli wa sallim 'alā Sayyidinā Muḥammad wa 'alā āli Sayyidinā Muḥammad.
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah sholawat kepada junjungan kami Nabi Muhammad. Ya Allah, limpahkanlah sholawat kepada junjungan kami Nabi Muhammad. Ya Allah, limpahkanlah sholawat dan salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad dan kepada keluarga beliau."
اللَّهُمَّ قَوَ الْإِسْلَامَ مِنَ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَانْصُرْهُمْ عَلَى مُعَائِدِ الدِّينِ يَارَبِّ اخْتِمْ لَنَا مِنْكَ بِالْخَيْرِ وَيَا خَيْرَ النَّاصِرِينَ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ
Latinnya: Allāhumma qawwil-islāma wal-muslimīn wal-muslimāt wal-mu'minīn wal-mu'mināt, wanshurhum 'alā mu'ādid-dīn. Yā Rabb ikhtim lanā minka bil-khair, wa yā khairan-nāṣirīn, bi-raḥmatika yā Arḥamar-Rāḥimīn.
Artinya: "Ya Allah, kuatkanlah Islam dan kaum Muslimin, baik laki-laki maupun perempuan, dan orang-orang beriman laki-laki maupun perempuan. Tolonglah mereka atas musuh-musuh agama. Ya Tuhan kami, akhirilah hidup kami dengan kebaikan dari sisi-Mu. Wahai sebaik-baik penolong, dengan rahmat-Mu wahai Tuhan Yang Maha Penyayang dari segala penyayang."
4. Setelah Khatib Mengucapkan Salam
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ، لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ
Latinnya: Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar. Lā ilāha illallāhu wallāhu akbar. Allāhu akbar wa lillāhil-ḥamd.
Artinya: "Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tiada tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar. Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah."
5. Ketika Khatib Duduk di Antara Dua Khutbah
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Latinnya: Allāhumma ṣalli wa sallim 'alā Sayyidinā Muḥammad wa 'alā āli Sayyidinā Muḥammad.
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah sholawat dan salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad dan kepada keluarga beliau."
Link Download Teks Bilal Idul Adha
Teks bilal dalam pelaksanaan sholat Idul Adha menjadi penting. Sebab, dengan adanya teks yang tersusun dalam bentuk yang rapi dan lengkap dapat memudahkan bilal dalam memahami urutan bacaan atau seruan.
Karena itu, berikut detikjateng lampirkan link download teks bilal Idul Adha dalam format digital. Selain praktis, teks tersebut juga dapat disimpan maupun dicetak sesuai dengan kebutuhan. Adapun link downloadnya, antara lain:
Demikianlah teks bilal sholat Idul Adha dalam Arab, Latin, serta artinya, lengkap dengan hukum dan link download-nya. Semoga bermanfaat, detikers!
Artikel ini ditulis oleh Khofifah Azzahro peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom
(num/apu)
