Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution mengaku berkoordinasi dengan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru terkait dengan penanganan korban kecelakaan Bus ALS. Pemprov Sumsel bakal membantu segala akomodasi korban.
"Kemarin kami sudah berkoordinasi langsung dengan Pak Gubernur Sumatera Selatan dan juga Pak Wali Kota, beliau menyampaikan pada saat itu masih evakuasi dari ke Kota Palembang, tadi pagi kami berkoordinasi Pak Gubernur Sumatera Selatan juga sudah berkunjung ke Rumah Sakit Bhayangkara," kata Bobby Nasution di Pool ALS di Medan, Kamis (7/5/2026).
Bobby menjelaskan jika saat ini proses identifikasi korban lebih diutamakan. Sebab kondisi korban cukup mengenaskan karena bus terbakar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang paling diutamakan hari ini tentunya adalah bagaimana memastikan para korban teridentifikasi karena kita tahu kejadiannya kecelakaan dengan truk minyak terbakar dan kita tahu kejadiannya seperti apa," jelasnya.
Herman, kata Bobby, bakal membantu keluarga korban dalam proses identifikasi. Termasuk biaya dan akomodasi keluarga korban.
"Pak Gubernur Sumatera Selatan menyampaikan untuk akomodasi selama masa identifikasi tentu dibantu full oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan jika ada keluarga korban yang ingin mengidentifikasi korban langsung ke sana, termasuk biaya dan akomodasi," ujarnya.
Bobby meminta agar manifest bus ke depan harus detail. Sehingga ketika ada kecelakaan, proses identifikasi korban lebih mudah.
"Kalau seperti ini bingung mencari (data korban) yang tidak masuk manifest, hal seperti ini tidak boleh terjadi, yang kedua bagaimana cek kendaraannya, cek supirnya," tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, Bobby Nasution mendatangi pool bus Antar Lintas Sumatera (ALS) di Kota Medan. Bobby bertemu keluarga korban kecelakaan maut di Sumatera Selatan (Sumsel) kemarin.
Pantauan detikSumut, Kamis (7/5), Bobby tiba di pool bus ALS pukul 15.50 WIB. Bobby terlihat mengobrol dengan pihak manajemen. Setelah itu, Bobby terlihat mendatangi keluarga korban.
Bobby terlihat mengobrol dengan keluarga korban kecelakaan bus ALS di Sumsel. Pihak keluarga bercerita soal kondisi jenazah yang sudah menjadi arang dan saat ini pihaknya sedang melakukan tes DNA.
"Kami sedang melakukan tes DNA sebelum berangkat ke sana untuk mengecek jenazah, soalnya sudah menjadi arang informasi yang kami dapat," kata wanita kelurga korban saat mengobrol dengan Bobby.
Setelah itu, Bobby melakukan pertemuan dengan manajemen ALS dan keluarga korban. Hingga saat ini, pertemuan masih berlangsung.
Untuk diketahui, 16 orang dilaporkan tewas dalam kecelakaan antara Bus ALS dengan truk tangki BBM di di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan. Dari 16 korban itu, 3 di antaranya adalah kru bus ALS.
"Informasi sementara 14 (penumpang ALS) meninggal, termasuk 3 kru (ALS), termasuk pengemudi," kata Humas PT ALS Alwi Matondang di Medan, Rabu (6/5).
Simak Video "Video Tarif Baru Parkir di Medan: Motor Rp 2 Ribu, Mobil 4 Ribu"
[Gambas:Video 20detik] (niz/mjy)
