Keluarga Korban Kecelakaan Bus ALS Diminta Datang ke Palembang untuk Tes DNA

Keluarga Korban Kecelakaan Bus ALS Diminta Datang ke Palembang untuk Tes DNA

Mhd Ilham Pradilla - detikSumut
Kamis, 07 Mei 2026 13:31 WIB
Kondisi Bus ALS yang tabrakan dengan truk tangki BBM di Muratara
Kondisi Bus ALS yang tabrakan dengan truk tangki BBM di MurataraFoto: (Foto: Istimewa/Polda Sumsel)
Medan -

Kecelakaan maut melibatkan bus Antar Lintas Sumatera (ALS) terjadi di Palembang, Sumatera Selatan. Seluruh jenazah korban kecelakaan bus saat ini berada di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk menjalani proses identifikasi.

"Semua jenazah, baik sopir maupun penumpang, sekarang berada di Rumah Sakit Bhayangkara untuk melakukan identifikasi," kata Humas PT ALS, Alwi Matondang, Kamis (7/5/2026).

Pihak kepolisian saat ini sedang melakukan upaya identifikasi terhadap korban kecelakaan dengan meminta keluarga kandung korban untuk membantu proses pengenalan identitas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setelah kami berkoordinasi dengan Polda Sumsel, mereka meminta agar keluarga kandung korban segera dikirim untuk menjalani tes DNA karena kondisi korban sulit dikenali," ujarnya.

Ia juga meminta agar keluarga kandung korban segera datang ke Palembang guna mempercepat proses identifikasi.

ADVERTISEMENT

Menurut dia, beberapa keluarga korban sebenarnya sudah datang. Namun, sebagian yang berangkat bukan keluarga kandung sehingga proses identifikasi belum dapat dilakukan secara maksimal.

"Sudah ada keluarga yang datang. Namun, tadi sudah kami sampaikan bahwa yang dibutuhkan adalah keluarga kandung agar bisa diberangkatkan ke Palembang," ujarnya.

"Memang ada informasi keluarga yang berangkat, tetapi bukan saudara kandung. Karena itu, kami sampaikan lagi kepada keluarganya supaya mengirim keluarga kandung korban," tambahnya.

Berdasarkan data penumpang ALS yang diterima petugas, terdapat 14 penumpang bus yang menjadi korban dalam kecelakaan lalu lintas tersebut.

"Informasi sementara yang kami terima, penumpang yang meninggal dunia ada 11 orang dan tiga orang kru bus," jelasnya.

Untuk kru bus, dua sopir dilaporkan meninggal dunia. Ada seorang kernet berhasil selamat dari insiden tersebut.

"Dari kru bus sendiri, dua sopir meninggal dunia, sementara kenek selamat," tutupnya.




(afb/afb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads