Deretan Negara dengan Udara Paling Bersih dan Terkotor di Dunia

Siti Nur Salsabilah - detikSumut
Jumat, 03 Apr 2026 22:02 WIB
Foto: Ilustrasi. (wirestock/Freepik)
Medan -

Kualitas udara menjadi salah satu indikator penting dalam menentukan tingkat kesehatan dan kenyamanan hidup di suatu negara. Di tengah meningkatnya polusi global, ada sejumlah negara yang justru berhasil menjaga udaranya tetap bersih dan segar.

Dikutip dari detikEdu, negara dengan udara paling bersih di dunia ini didominasi kawasan tertentu dan tidak mencakup negara-negara di Asia. Negara di Asia justru didominasi oleh negara dengan udara tercemar.

Dari 143 negara di dunia, hanya tersisa 13 negara atau wilayah dengan udara bersih yang memiliki tingkat PM2.5 sesuai dengan ketentuan WHO.
Lantas negara mana saja yang memiliki udara paling bersih?


13 Negara dengan Udara Paling Bersih Sepanjang 2025

1. Polinesia Prancis, wilayah yang menjadi bagian dari Republik Prancis (1,8 µg/m³)

2. Puerto Riko, wilayah persemakmuran AS (2,4 µg/m³)

3. Kepulauan Virgin, AS (2,5 µg/m³)

4. Barbados (2,6 µg/m³)

5. Kaledonia Baru (3,6 µg/m³)

6. Islandia (3,7 µg/m³)

7. Bermuda, wilayah seberang laut Inggris Raya (3,8 µg/m³)

8. Réunion, bagian integral dari Republik Prancis dan Uni Eropa (4,3 µg/m³)

9. Andorra (4,3 µg/m³)

10. Australia (4,4 µg/m³)

11. Grenada (4,7 µg/m³)

12. Panama (4,8 µg/m³)

13. Estonia (4,9 µg/m³)

Sementara itu, Asia Selatan dan Afrika mencatatkan diri sebagai wilayah dengan tingkat polusi tertinggi di dunia. Berikut negara-negara dengan udara paling kotor di dunia versi IQAir.

10 Negara dengan Udara Paling Kotor Sepanjang 2025

1. Pakistan (67,3 µg/m³)

2. Bangladesh (66,1 µg/m³)

3. Tajikistan (57,3 µg/m³)

4. Chad (53,6 µg/m³)

5. Republik Demokratik Kongo (50,2 µg/m³)

6. India (48,9 µg/m³)

7. Mesir (47,1 µg/m³)

8. Irak (45,8 µg/m³)

9. Kuwait (44,2 µg/m³)

10. Bahrain (43,5 µg/m³)

Menurut CEO IQAir Global, Frank Hammes, pemantauan polusi udara sangat penting untuk mengetahui kualitas udara yang kita hirup sehari-hari.

"Memperluas akses ke data waktu nyata memberdayakan masyarakat untuk bertindak. Dengan mengurangi emisi dan mengatasi perubahan iklim, kita dapat mendorong peningkatan kualitas udara global yang bermakna dan berkelanjutan," ucapnya, dikutip dari Euronews, Senin (30/3/2026).



Simak Video "Video: Langit Jakarta Cerah, Kualitas Udara Hari Ini Sehat!"

(astj/astj)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork