Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Lampahan, Kecamatan Timang Gajah, Bener Meriah, Aceh sempat rusak saat bencana melanda akhir November 2025. SPAM itu telah diperbaiki dan kembali mengaliri air bersih untuk kebutuhan 3 ribu kepala keluarga.
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo dan rombongan meninjau SPAM yang sudah difungsikan kembali, Senin (9/3/2026). SPAM itu disebut rusak parah sehingga harus dilakukan perbaikan yang dikerjakan Waskita Karya.
Di sungai yang menjadi sumber air terdapat bak penampungan berukuran besar dan sejumlah pipa. Airnya tampak jernih dan segar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah perbaikan yang dilakukan pasca bencana di antaranya pembersihan jalan dan jembatan dari batu serta kayu bekas longsoran. Selain itu, pembuatan bendung dari material batu longsoran di sekitar lokasi intake serta normalisasi saluran pengarah.
Usai perbaikan, air itu dialirkan ke rumah warga serta hunian sementara (Huntara) di kecamatan tersebut. Dody menyebutkan, air di sana berkualitas prima dan jernih.
"Ini sudah fungsional untuk 3 ribu KK, kita tambah instalasi pengolahan air. Harapan kita semua air yang disalurkan ke rumah-rumah tangga itu sudah diolah terlebih dahulu," kata Dody kepada wartawan.
Menurutnya, SPAM Lampahan memiliki total kapasitas sebesar 30 liter perdetik yang terdiri dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) berkapasitas 20 liter perdetik dan sistem non-IPA berkapasitas 10 perdetik. Di lokasi itu direncanakan dibangun IPA berkapasitas 20 liter perdetik untuk menggantikan sistem SPAM non-IPA yang beroperasi.
"10 liter perdetik ini yang kita harapkan kita tetap kita olah. Ke depan semua air yang mengalir ke masyarakat sudah kita olah," jelas Dody.
Selain SPAM, kondisi sungai di sana juga rusak akibat bencana. Debit air sungai saat ini tidak terlalu banyak.
