Menteri PU Sahur Bareng Warga di Huntara Tapsel, Pembuatan Sumur Bor Dikebut

Menteri PU Sahur Bareng Warga di Huntara Tapsel, Pembuatan Sumur Bor Dikebut

Finta Rahyuni - detikSumut
Senin, 09 Mar 2026 11:45 WIB
Menteri PU sahur bersama warga Tapsel korban banjir di Huntara. (Finta Rahyuni/detikSumut)
Foto: Menteri PU sahur bersama warga Tapsel korban banjir di Huntara. (Finta Rahyuni/detikSumut)
Tapsel -

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo sahur bersama dengan para korban bencana yang tinggal di hunian sementara (Huntara) di Desa Napa, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel). Pembuatan sumur bor kini tengah dikebut untuk mengatasi kekurangan air di huntara tersebut.

Rencananya ada 245 KK korban bencana yang akan tinggal di huntara yang dikerjakan oleh PT Nindya Karya tersebut. Namun, kata Dody, belum semuanya dipindahkan ke huntara itu karena faktor kekurangan air tadi.

"Kenapa baru sebagian, karena airnya belum siap, kalau hunian sudah siap," kata Dody usai sahur bersama warga di huntara Tapsel, Senin (9/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dody mengatakan ada dua sumur bor yang kini tengah dalam proses pembuatan untuk mencukupi kebutuhan air warga. Rencananya sumur bor itu akan selesai pekan ini.

"Mudah-mudahan, Kamis atau Jumat sudah bisa siap, sehingga sisanya bisa segera masuk. Target kita, sebelum lebaran, bapak/ibu yang masih ada di pengungsian sudah bisa masuk ke rumah hunian sementara. Sementara waktu ya, sampai pemerintah melalui Bapak Prabowo Subianto menyiapkan juga rumah-rumah hunian tetap untuk para teman-teman, rekan-rekan kita yang kena musibah," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Untuk sementara waktu, kata Dody, pasokan air bersih ke huntara itu dibantu dialirkan menggunakan mobil pemadam kebakaran (damkar) milik Pemkab Tapsel.

"Sementara waktu kita dibantu Pak Bupati menggunakan mobil Damkar untuk proses pengisian air ke reservoir-reservoir yang sudah kita siapkan," kata Dody.

Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu mengapresiasi kinerja PU yang telah mempercepat pembangunan huntara tersebut, sehingga kini sudah bisa ditempati para korban bencana yang kehilangan rumahnya.

"Alhamdulillah, terima kasih dengan Pak Menteri dan seluruh jajaran serta semua pihak saya kira memberikan perhatian luar biasa untuk kita. Jadi, nanti tidak ada lagi yang ada di pengungsian di lebaran ini, semua sudah ada di huntara-guntara yang kita siapkan itu," kata Gus Irawan.

Gus Irawan menyebut sejauh ini memang masih ada warga yang belum tinggal di huntara. Namun, para warga tersebut sudah mendapatkan dana tunggu hunian (DTH), sembari menunggu dipindahkan ke huntara.

"Sebetulnya kan mereka sudah mendapatkan DTH ya. Jadi, sebetulnya juga bukan lagi di pengungsian. Tadi kan unitnya sudah selesai, cuma memang (kekurangan) air, kita harus pastikan (tercukupi) karena itu kebutuhan dasar. Sementara kami support dari damkar kita," jelasnya.




(nkm/nkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads