Konsumsi buah saat sahur baik untuk tubuh. Sebab, buah mengandung serat, vitamin, mineral, antioksidan, serta air yang dapat membantu menjaga hidrasi tubuh selama berpuasa.
Hanya saja tidak sedikit orang yang hanya mengonsumsi buah saat sahur, dengan berbagai alasan. Ternyata hal itu tidak disarankan oleh dokter spesialis penyakit dalam dr Aru Ariadno, SpPD-KGEH.
Menurut dr Aru Ariadno, menyebut konsumsi buah saat sahur tidak cukup. Karena buah tidak bisa kebutuhan energi yang dapat bertahan lebih lama sepanjang hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti, kita berpuasa itu kan harus melakukan kegiatan. Ya mungkin kerja, mungkin ke kantor, dan segala macam, tubuh kita butuh energi kan," terangnya dikutip detikHealth.
"Untuk itu, kita tetap harus ada asupan energi dalam bentuk kalori. Jadi nggak bisa cuma buah gitu, kurang. Paling tidak harus ada kalori yang masuk ke dalam badan," tambahnya.
Menu Sahur yang Disarankan
Jika memang sedang diet atau takut gemuk, dr Aru menyarankan mengonsumsi makanan dengan komposisi yang tepat saat sahur. Usahakan untuk mengonsumsi makanan yang tidak terlalu tinggi kalori dan kandungan gula di dalamnya.
"Sebenarnya kalau kita sahurnya terlalu manis pun, sebentar saja kita sudah lapar. Karena gula itu akan cepat diserap oleh tubuh," terangnya.
Karenanya, dr Aru menyarankan mengonsumsi makanan tinggi serat, dengan jumlah karbohidrat yang cukup dan protein yang memadai. Tak hanya itu, makanan yang dikonsumsi juga harus memiliki gizi yang seimbang, berserat, berprotein, membantu tubuh kenyang lebih lama, serta menjaga energi selama berpuasa.
(astj/astj)











































