Kenapa 10 Hari Kedua Ramadan Disebut Maghfirah? Ini Penjelasan-Cara Meraihnya

Aisyah Luthfi - detikSumut
Sabtu, 28 Feb 2026 08:29 WIB
Foto: Getty Images/iStockphoto/Choreograph
Medan -

Tidak terasa, perjalanan ibadah puasa kita akan segera memasuki malam ke-10 Ramadan 1447 H. Ini menandakan bahwa umat Islam bersiap beranjak dari fase pertama menuju fase kedua bulan suci ini.

Bulan Ramadan dibagi menjadi tiga fase utama. Sepuluh hari pertama dikenal sebagai fase rahmah (kasih sayang Allah), sepuluh hari kedua adalah fase maghfirah (pengampunan), dan sepuluh hari terakhir merupakan fase itqun minan nar (pembebasan dari api neraka).

Menjelang masuknya hari ke-11 hingga ke-20 ini, apa saja keutamaan 10 hari kedua Ramadan dan amalan apa yang sebaiknya kita persiapkan? Berikut penjelasan lengkapnya.

Keutamaan 10 Hari Kedua Ramadan: Kesempatan Emas "Mencuci Dosa"

Fase maghfirah atau pengampunan adalah momentum emas bagi umat Muslim yang sungguh-sungguh bertaubat. Mengutip hadis yang diriwayatkan oleh Al-Baihaqi, Rasulullah SAW bersabda:

"Awal bulan Ramadan adalah rahmat, pertengahannya adalah ampunan, dan akhirnya adalah pembebasan dari api neraka."

Melansir laman NU Online, fase ini adalah waktu di mana Allah SWT membuka pintu ampunan selebar-lebarnya bagi hamba-Nya. Jika 10 hari pertama kita gunakan untuk beradaptasi dan mengejar rahmat, maka 10 hari kedua adalah titik fokus untuk mengakui kesalahan, memohon ampunan dengan tulus (taubatan nasuha), dan membersihkan hati.

Awas "Fase Kritis" Pertengahan Ramadan

Tafsir Ibnu Katsir mengingatkan bahwa umat Muslim dianjurkan semakin giat beribadah agar terhindar dari dosa. Namun faktanya, fase pertengahan ini sering menjadi titik krusial di mana semangat ibadah mulai menurun.

Saf salat tarawih di masjid yang mulai maju, rasa jenuh, hingga kesibukan duniawi seperti persiapan mudik dan belanja kebutuhan Idul Fitri kerap menjadi godaan terbesar. Jika tidak waspada menjaga ritme, kita bisa kehilangan momentum maghfirah yang menjadi jembatan penting menuju sepuluh hari terakhir (malam Lailatul Qadar).



Simak Video "Video: Warga Juwana di Pati Gelar Sedekah Laut, Larung Kepala Kerbau-Kambing"


(astj/astj)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork
InsertLive
Kamis, 01 Jan 1970 07:00 WIB