Rekomendasi Tempat Solo Date di Palembang, Nyaman dan Tetap Enjoy

Rekomendasi Tempat Solo Date di Palembang, Nyaman dan Tetap Enjoy

Rhessya Maris - detikSumbagsel
Minggu, 11 Jan 2026 20:30 WIB
Kondisi Kambang Iwak Palembang yang air kolamnya meluber saat hujan tadi malam.
Foto: Kambang Iwak Palembang (Irawan)
Palembang -

Siapa bilang jalan-jalan harus dilakukan beramai-ramai? Sekarang tren solo date atau berkencan dengan diri sendiri semakin populer sebagai bentuk self-care. Palembang, kota tertua di Indonesia, ternyata memiliki banyak sudut tersembunyi yang cocok dijadikan destinasi.

Dari wisata sejarah yang kontemplatif hingga kafe-kafe estetik yang tenang untuk membaca buku, Palembang menawarkan beragam pengalaman yang bisa membuat detikers lebih mengenal diri sendiri.

Berikut, daftar rekomendasi tempat untuk solo date, yang bisa detikers kunjungi di Palembang. Yuk simak!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa Itu Solo Date?

Solo date adalah sebuah konsep di mana seseorang secara sengaja meluangkan waktu untuk pergi keluar dan menikmati momen berkencan dengan diri sendiri. Berbeda dengan situasi sendirian karena terpaksa, solo date merupakan tindakan yang terencana dan didasari oleh keinginan untuk memberikan apresiasi kepada diri sendiri atau yang sering disebut sebagai bentuk self-love.

Mengutip dari jurnal yang berjudul Makna Me-Time bagi Kesejahteraan Psikologis Perempuan Bekerja (Studi Fenomenologi) karya Dian Aryani dan Kurniati, menjelaskan bahwa dengan meluangkan waktu sendirian, seseorang dapat menemukan kembali identitas aslinya yang sering kali "hilang" karena tuntutan peran sosial di pekerjaan maupun keluarga.

ADVERTISEMENT

Hal ini sangat penting untuk mencegah burnout atau kelelahan mental dan meningkatkan rasa bahagia secara mandiri.

Rekomendasi Tempat Solo Date di Palembang

Palembang memiliki perpaduan unik antara kota modern dan tradisional aliran Sungai Musi. Melakukan solo date di sini memberikan kebebasan penuh untuk menikmati kuliner tanpa harus berdebat soal menu, mengatur tempo perjalanan sendiri tanpa tekanan waktu, serta merasakan kedamaian di tengah situs-situs bersejarah peninggalan Kerajaan Sriwijaya.

1. Menikmati Udara Pagi di Kambang Iwak

Bagi detikers yang menyukai ketenangan di pagi hari, Taman Kambang Iwak Besak adalah titik awal yang sempurna. Taman peninggalan Belanda ini memiliki kolam besar dengan air mancur di tengahnya.

Aktivitas yang bisa dilakukan adalah Jogging Bagi yang menyukai ketenangan di pagi hari, Taman Kambang Iwak Besak adalah titik awal yang sempurna. Taman peninggalan Belanda ini memiliki kolam besar dengan air mancur di tengahnya.

Sensasi yang akan detikers rasakan adalah segar, hijau, dan sangat menenangkan sebelum kota mulai bising. Untuk mendapatkan suasana ini datanglah sebelum pukul 08.00 WIB agar mendapatkan udara yang paling bersih.

2. Eksplorasi Sejarah di Museum Sultan Mahmud Badaruddin II

Melangkahlah ke Museum Sultan Mahmud Badaruddin II. Terletak tidak jauh dari Jembatan Ampera, museum ini menyimpan artefak berharga dari masa Kesultanan Palembang Darussalam hingga masa kolonial.

Di sini, detikers bisa mempelajari sejarah Palembang dengan detail tanpa ada yang terburu-buru mengajak pulang. Interior museum yang klasik juga sangat mendukung untuk yang ingin mengambil beberapa foto estetik.

3. Menikmati Senja di Benteng Kuto Besak (BKB)

Tidak ada yang mengalahkan pengalaman menatap matahari terbenam di tepi Sungai Musi. Benteng Kuto Besak adalah ruang terbuka publik terbaik di Palembang.

Duduk di pinggiran sungai sembari memandang megahnya Jembatan Ampera yang mulai bersinar dengan lampu warna-warninya. Detikes juga bisa menyewa perahu atau ketek secara privat untuk menyusuri sungai. Untuk mendapatkan suasana yang lebih indah dan tenang.

4. Work From Cafe atau Membaca Buku di Kafe Estetik

Palembang sedang dilanda tren kafe minimalis yang sangat cocok untuk introvert atau mereka yang ingin me-time jadi lebih produktif.

5. Wisata Religi dan Budaya ke Pulau Kemaro

Jika detikers merasa cukup berani untuk berpetualang sedikit lebih jauh, naiklah perahu ketek menuju Pulau Kemaro. Legenda cinta antara Tan Bun An dan Siti Fatimah memberikan nuansa magis di tempat ini.

Di sini, detikers bisa berjalan-jalan di bawah pohon cinta, mengagumi Pagoda sembilan lantai, dan menikmati semilir angin di tengah sungai. Karena jaraknya yang agak terpisah dari kota, tempat ini memberikan privasi yang maksimal.

6. Window Shopping

Di Palembang ada banyak sekali mall dan pusat perbelanjaan. Bagi sebagian orang, solo date berarti memanjakan diri dengan berbelanja atau sekadar melihat-lihat. Aktivitas yang bisa dilakukan di mal seperti menonton film di bioskop sendirian, mencoba pakaian di toko atau makan di food court.

Tips Melakukan Solo Date yang Menyenangkan di Palembang

Agar pengalaman kencan mandiri berjalan lancar, perhatikan beberapa hal berikut:

1. Siapkan Playlist atau Buku

Teman terbaik saat solo date adalah hiburan yang detikers sukai. Bawa buku yang sudah lama ingin selesaikan.

2. Gunakan Transportasi Online atau Umum

Palembang memiliki layanan transportasi online yang sangat aktif, sehingga detikers tidak perlu pusing memikirkan parkir.

Selain itu, detikers juga bisa menikmati keindahan Palembang melalui LRT atau angkutan umum lainnya seperti Feeder. Selain hemat waktu karena tidak terjebak macet, naik transportasi umum juga membuat tubuh jadi lebih sehat dan banyak bergerak.

3. Jangan Ragu Meminta Bantuan Foto

Orang Palembang umumnya ramah. Jika detikers ingin berfoto di depan ikon kota, jangan ragu meminta bantuan petugas atau orang di sekitar.

Tapi, sebagai informasi, jangan meminta tolong kepada orang asing dan mencurigakan, pilihlah petugas atau orang-orang yang bekerja disana agar lebih aman atau jika tidak silakan bawa tripod atau lakukan saja selfie untuk mengabadikan moment.

4. Bawa Powerbank

Karena detikers akan banyak menggunakan ponsel untuk navigasi dan foto, pastikan baterai tetap terisi.

Palembang adalah kota yang hangat bagi siapapun, termasuk bagi detikers yang ingin menikmati waktu sendirian. Entah itu dengan menyesap kopi di kafe tersembunyi, atau menatap sejarah di museum, setiap sudut kota ini memiliki cerita yang bisa Anda nikmati dengan tenang.

Jangan tunggu orang lain untuk menikmati akhir pekan atau berjalan-jalan. Ambil tas dan mulailah petualangan detikers sendiri.

Artikel ini ditulis oleh Rhessya Putri Wulandari Tri Maris mahasiswa magang Prima PTKI Kementerian Agama



(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads