Ketua Umum PSSI Erick Thohir menargetkan Timnas Indonesia masuk 100 besar ranking FIFA. Agenda FIFA Matchday terus dimaksimalkan untuk mengumpulkan poin agar tercapai target tersebut.
Saat ini Timnas Indonesia menempati peringkat ke-116 dunia, dan masih harus naik setidaknya 16 peringkat untuk masuk ke 100 besar.
Erick menegaskan PSSI akan terus mengupayakan pertandingan uji coba setiap jeda internasional. Menghadapi tim-tim dengan peringkat lebih tinggi diharapkan menjadi bagian dari persiapan Timnas Indonesia untuk bersaing di level dunia.
"Untuk Timnas Indonesia adalah bagaimana bisa menembus ranking 100 besar FIFA. Karena dari statistik, bicara Piala Dunia ranking kita harus terus meningkat," kata Erick Thohir dilansir detikSport, Selasa (13/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan kami akan mencoba 100 besar lebih dulu. Caranya adalah dengan memaksimalkan pertandingan di FIFA Matchday, mengumpulkan poin semaksimal mungkin," sambungnya.
Pada FIFA Matchday bulan November nanti, Kevin Diks direncanakan menjalani laga tandang melawan Yordania dan satu tim Timur Tengah. Namun, situasi keamanan di kawasan tersebut membuat PSSI mempertimbangkan kembali agenda itu.
Erick mengatakan pertandingan tandang diperlukan agar pemain terbiasa menghadapi situasi berbeda, baik saat bermain di kandang maupun di markas lawan. PSSI juga ingin mencari lawan dengan peringkat lebih tinggi untuk menguji kemampuan tim.
"Laga di bulan November mendatang adalah away, supaya tim kita terbiasa bermain baik itu home dan away. Pelatih John Herdman cukup berani dan kalau bisa menghadapi lawan yang lebih tinggi peringkatnya," ujarnya.
Jika agenda November berubah, PSSI perlu menyesuaikan rencana pertandingan agar persiapan Timnas Indonesia tetap berjalan.
Selain FIFA Matchday, Timnas Indonesia juga akan menghadapi Piala Asia 2027 yang digelar di Arab Saudi pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027.
Turnamen tersebut menjadi kesempatan bagi Garuda untuk menguji kemampuan menghadapi lawan-lawan dari berbagai negara Asia.
Hasil pertandingan berpengaruh terhadap perolehan poin ranking FIFA. Karena itu, PSSI perlu memanfaatkan setiap agenda internasional untuk memperbaiki posisi Indonesia.
Sebelum memasuki agenda kualifikasi Piala Dunia 2030, Indonesia masih memiliki sejumlah kesempatan bertanding pada jeda internasional.
"Kualifikasi Piala Dunia 2030 akan dimulai bulan September tahun depan. Jadi ranking itu sangat penting," ujarnya.
