Bhayangkara Presisi Lampung FC mewaspadai ancaman serangan balik cepat dan bola mati Arema FC menjelang duel pekan keempat Super League 2026/2027. Pelatih Bhayangkara, Oscar Bruzon, meminta anak asuhnya mengantisipasi pergerakan pemain lawan, terutama di sektor tengah dan depan.
Bhayangkara akan bertandang ke markas Arema di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (10/10/2026). Pertandingan dijadwalkan kick-off pukul 15.30 WIB.
Oscar mengatakan tim pelatih telah mempelajari permainan Arema untuk memetakan kekuatan sekaligus mencari celah yang bisa dimanfaatkan. Situasi bola mati dan perubahan cepat dari bertahan ke menyerang menjadi perhatian utama tim berjuluk The Guardian of Saburai tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sudah menganalisis Arema dan mengetahui kekuatan mereka, terutama dalam situasi set piece, attacking transition, serta pergerakan pemain di lini tengah dan depan," ujar Oscar dalam konferensi pers menjelang pertandingan.
Hasil analisis itu telah disampaikan kepada para pemain sebagai bekal menghadapi laga tandang. Bhayangkara juga menggunakan jeda FIFA Matchday untuk mematangkan strategi dan meningkatkan kesiapan tim.
Oscar menyebut timnya sudah mengidentifikasi sejumlah aspek yang harus diantisipasi dari permainan Arema. Di sisi lain, Bhayangkara juga berupaya memaksimalkan peluang untuk membawa pulang hasil positif.
"Kami sudah membicarakan hal itu dengan para pemain. Kami juga menganalisis bagian mana yang perlu diwaspadai dan peluang mana yang bisa dimanfaatkan dalam pertandingan nanti," katanya.
Selain menyiapkan strategi menghadapi Arema, Bhayangkara berambisi mempertahankan catatan positif pada awal musim. Tim asuhan Oscar belum menelan kekalahan dalam tiga pertandingan pertama Super League 2026/2027.
Meski demikian, Oscar menilai timnya masih memiliki pekerjaan rumah, terutama dalam menjaga konsistensi di lini belakang. Menurutnya, Bhayangkara perlu memperbaiki kemampuan mengantisipasi peluang lawan agar tidak kembali kebobolan.
"Kami memiliki penyerang dengan kualitas terbaik di liga. Namun, di sisi pertahanan, kami tidak banyak memberikan peluang kepada lawan, tetapi masih bisa kebobolan. Ini menjadi salah satu aspek yang kami perbaiki selama pekan persiapan," tuturnya.
Sementara itu, penyerang Bhayangkara, Milan Ristovski, memastikan timnya memanfaatkan jeda FIFA Matchday untuk memulihkan kondisi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi laga tandang tersebut.
Ristovski menyadari pertandingan di kompetisi sepak bola Indonesia tidak mudah. Namun, dia menegaskan Bhayangkara siap menghadapi tantangan dari Arema di hadapan pendukung tuan rumah.
"Ya, kita tahu ada banyak pertandingan di Indonesia tidak mudah, dan kami akan siap menghadapi Arema," kata Ristovski.
(csb/csb)
