Sumsel United akan melakukan rotasi saat menghadapi PSPS Pekanbaru pada pekan ketiga kompetisi Championship 2026/27. Rotasi dilakukan karena dua pemain inti absen.
Laga Sumsel United melawan PSPS Pekanbaru digelar di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang, Sabtu (26/9) sore.
Dua nama pemain yang sebelumnya bermain sejak menit awal saat laga terakhir kontra PSGC Ciamis (19/9), yakni Fedly Damara dan Panggih Triatmojo dipastikan absen.
Fedly harus absen karena menjalani hukuman akumulasi satu pertandingan usai menerima kartu merah di laga yang berakhir untuk kemenangan tuan rumah tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Posisi Fedly di bek kanan kemungkinan akan digantikan oleh Wafa Habibi, pemain regulasi lainnya yang juga menempati posisi yang sama.
Sementara Panggih, diragukan bisa tampil usai mengalami cedera yang membuatnya harus ditarik di menit 65 babak kedua dan digantikan oleh Ramadhan. Penjaga gawang asal Lubuklinggau tersebut kini masih menjalani pemulihan dan diperkirakan harus menepi selama sepekan ke depan.
"Panggih mengalami sprain (cedera pada ligamen) otot di paha kiri bagian dalam dan harus beristirahat terlebih dulu selama tiga hari. Setelah itu akan kita nilai lagi gerakan dan kekuatannya," ungkap dokter tim Sumsel United, Fadhil M Farreyra, Selasa (22/9).
Menurutnya, Panggih kemungkinan akan absen selama sepekan, sebelum kondisinya nanti ditinjau ulang.
Pelatih kiper Sumsel United Tema Mursadat sendiri menyebut cedera yang dialami Panggih sebagai hal yang lumrah terjadi di dunia sepakbola.
"Ini risiko yang harus diterima penjaga gawang saat mempertahankan gawangnya, namun keputusan memang harus diambil dan hal ini lumrah di sepakbola. Namun, saya sedikit menyayangkan karena sebenarnya kaki lawan bisa masuk, bisa melompat karena bolanya pun sudah jauh," ungkapnya.
