Selama Ramadan, skuad Sumsel United melakukan perubahan waktu latihan. Dari yang biasanya dilakukan pagi, kini menjadi sore atau malam hari.
"Ya selama bulan Ramadan, kita rencananya akan melakukan latihan pada sore atau malam hari. Untuk Jumat kita akan memulai latihan pada malam hari," ujar Pelatih Kepala Sumsel United Nilmaizar.
Selain menyesuaikan dengan pelaksanaan puasa di Ramadan, latihan pada malam hari juga dilakukan agar tim asuhannya terbiasa dengan suasana pertandingan malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apalagi, Sumsel United akan melakukan dua pertandingan kandang pada Ramadan ini. Pertama, menghadapi Garudayaksa FC pada Minggu (22/2/2026) di laga pekan ke-20 dan Sriwijaya FC pekan ke-21, Sabtu (28/2/2026) nanti.
"Latihan pada sore atau malam hari kita lakukan sebagai upaya agar pemain terbiasa. Apalagi kita akan menghadapi Garudayaksa FC dan Sriwijaya FC pada malam hari di kandang," jelasnya.
Dengan cara ini, mantan pelatih timnas ini berharap, tim asuhannya dapat memaksimalkan dua pertandingan kandang untuk meraih hasil maksimal. Apalagi setelah Laskar Juaro gagal mencuri poin dari PSMS Medan pada laga perdana putaran ketiga sebelumnya.
"Kita harus bisa memaksimalkan semua laga kandang diputaran ketiga ini. Khususnya dua laga kandang melawan Garudayaksa FC dan Sriwijaya FC di bulan Ramadan ini," tukasnya.
(dai/dai)
