9 Jajanan Khas Lampung-Cara Buatnya: Mulai dari Geguduh hingga Wingko Pisang

Sumatera Selatan

9 Jajanan Khas Lampung-Cara Buatnya: Mulai dari Geguduh hingga Wingko Pisang

Bagus Rahmat Nugroho - detikSumbagsel
Rabu, 04 Feb 2026 12:00 WIB
9 Jajanan Khas Lampung-Cara Buatnya: Mulai dari Geguduh hingga Wingko Pisang
Benjak-benjak, makanan khas Lampung. (Foto: Istimewa/Dinas Pariwisata Kabupaten Lampung Tengah)
Lampung -

Lampung memiliki beragam jajanan tradisional yang kerap dijumpai di pasar maupun toko oleh-oleh. Salah satu di antara yakni geguduh makanan yang terbuat dari pisang yang dihaluskan.

Bagi detikers yang berkunjung ke Lampung, rasanya kurang lengkap jika tidak mencicipi aneka jajanan khasnya. Jika ingin membuatnya sendiri di rumah, berbagai kudapan tersebut dapat diolah dengan bahan sederhana.

Berikut detikSumbagsel sajikan 9 jajanan khas Lampung serta resep cara membuatnya, Yuk simak!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jajanan Khas Lampung dan Cara Membuatnya

Dilansir dari buku berjudul Seri Pustaka Cita Rasa Indonesia Ragam Kudapan Sumatra, Bali, NTB, NTT & Papua, berikut jajanan yang berasal dari Lampung serta cara membuatnya.

1. Benjak-enjak

Benjak-enjak merupakan kudapan tradisional Lampung berbahan dasar beras ketan, pisang raja matang, gula pasir, dan santan yang dibungkus dengan daun pisang. Kudapan satu ini memiliki kemiripan bentuk dengan wajik atau pepes ketan.

ADVERTISEMENT

Berikut ini bahan dan cara membuat benjak-enjak.

Bahan-bahan

  • 200 ml santan
  • 250 gram beras ketan, rendam selama 3 jam, cuci dan tiriskan
  • 500 gram pisang ambon, haluskan
  • 200 gram gula kelapa, disisir halus
  • 1 lembar daun pandan
  • Garam secukupnya
  • Daun pisang untuk membungkus

Cara Membuat

  • Rebus santan secara bersama-sama dengan daun pandan hingga mendidih, masukkan beras ketan, masak hingga santan habis.
  • Campurkan ketan dengan pisang, gula kelapa, dan garam, aduk hingga merata.
  • Kukus adonan hingga masak. Setelah masak, angkat dan biarkan pada suhu ruangan agar tidak terlalu panas.
  • Bungkus adonan dengan daun pisang, memanjang seperti lontong.
  • Kukus kembali selama 45 menit hingga masak, angkat lalu sajikan.

2. Lambang Sari

Lambang sari adalah kudapan khas Lampung yang berbahan dasar tepung terigu dan tapioka yang dipadukan dengan santan dan gula pasir. Ciri khas kudapan ini adalah menggunakan gula pasir untuk memberikan cita rasa manis sekaligus gurih.

Berikut ini bahan dan cara membuat lambang sari.

Bahan-bahan

  • 500 gram tepung beras
  • 5 sdt tapioka
  • 6 buah pisang kepok, kupas dan potong serong
  • 200 gram gula pasir
  • 1 sdt garam
  • 1 liter santan kelapa
  • 6 lembar daun pandan
  • 300 ml air
  • Daun pisang untuk membungkus

Cara Membuat

  • Campurkan tepung beras dan tepung tapioka, lalu masukkan santan, gula pasir, daun pandan, garam, serta air. Masak di atas api sedang sambil terus diaduk hingga adonan mengental. Setelah matang, angkat dan dinginkan pada suhu ruang.
  • Siapkan daun pisang sebagai pembungkus. Gunakan potongan daun yang lebih besar untuk lapisan luar dan potongan yang lebih kecil untuk bagian dalam.
  • Ambil sekitar 2 sendok makan adonan, lalu letakkan di atas daun pisang. Tambahkan satu potong pisang di tengahnya, lalu tutup kembali dengan 1 sendok makan adonan. Ulangi hingga adonan habis.
  • Kukus semua bungkusan hingga matang.
  • Setelah matang, angkat dan sajikan selagi hangat.

3. Cucuk Gigi

Cucuk gigi juga dikenal dengan sebutan kue bawang atau keripik bawang. Kudapan ini dibuat melalui proses penggilingan adonan menggunakan alat penggiling mie agar mudah dibentuk.

Cucuk gigi cocok disajikan sebagai camilan saat berkumpul bersama keluarga maupun untuk menjamu tamu.

Berikut ini bahan dan cara membuat cucuk gigi, antara lain:

Bahan-bahan

  • 100 gram tepung tapioka
  • 250 gram terigu
  • 150 ml air
  • 3 sdm margarin, lelehkan,
  • 5 tangkai daun seledri, iris halus
  • 5 lembar daun jeruk purut, iris halus
  • 1 butir telur
  • Minyak goreng
  • Bumbu Halus
  • 3 siung bawang putih
  • 3 butir kemiri
  • 1 sdm ketumber
  • Garam halus secukupnya

Cara Membuat

  • Campurkan tepung terigu, bumbu halus dan air. Setelah itu aduk hingga merata.
  • Rebus adonan hingga air habis dan adonan mengental, angkat dan biarkan di suhu ruangan.
  • Masukkan margarin, aduk sampai merata. Setelah tidak panas, masukkan telur, daun jeruk, dan daun seledri.
  • Tambahkan tepung tapioka sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga adonan kalis.
  • Buat adonan menjadi bentuk korek api.
  • Goreng hingga kecoklatan, angkat dan tiriskan.

4. Segubal

Segubal merupakan makanan Lampung yang berbahan dasar ketan dan santan. mzkznzn ini dibungkus dengan daun pisang dan dimasak dengan cara dikukus. Proses pembuatannya memerlukan waktu yang cukup lama, yaitu mencapai delapan sampai sepuluh jam.

Segubal biasanya disajikan saat ada perayaan hari besar atau hajatan dan memiliki cita rasa gurih.

Bahan-Bahan

  • Garam secukupnya
  • 1 kg ketan, cuci bersih, lalu kukus
  • Santan dari 1 butir kelapa, rebus hingga berminyak
  • Daun pisang

Cara Membuat

  • Ambil ketan dan kukus, kemudian ketan yang telah dikukus diletakkan di dalam wadah.
  • Sirami santan dan beri sedikit garam.
  • Kukus lagi hingga matang.
  • Cetak dengan cetakan yang berukuran 16 cm dengan tebal 1 cm.
  • Bungkus dengan daun pisang dan lalu susun berlapis-lapis, dan ikat dengan tali.
  • Rebus, lalu setelah masak angkat dan sajikan.

5. Geguduh

Geguduh merupakan camilan tradisional berbahan dasar dari pisang yang telah dihaluskan. Jenis pisang yang digunakan adalah pisang kepok. Untuk memperkaya aroma, adonan yang digunakan biasanya diberi tambahan daun pandan.

Makanan ringan ini umumnya dinikmati sebagai pendamping minum kopi atau disajikan dalam acara tertentu seperti hajatan.

Berikut bahan dan langkah pembuatan geguduh

Bahan-bahan

  • 1 sisir pisang kepok ukuran sedang
  • 2 sendok makan air kapur sirih
  • 100 gram tepung beras
  • 300 gram tepung terigu
  • Garam secukupnya
  • Air secukupnya
  • Minyak goreng secukupnya

Cara Membuat

  • Kupas pisang, lalu lumatkan hingga halus.
  • Campurkan tepung beras, tepung terigu, dan garam dalam satu wadah.
  • Tuangkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan tercampur, lalu masukkan air kapur sirih dan aduk kembali.
  • Masukkan pisang yang telah dihaluskan ke dalam adonan tepung, aduk hingga merata, kemudian bentuk adonan menjadi bulatan.
  • Panaskan minyak, goreng adonan hingga berwarna kuning keemasan. Angkat dan tiriskan sebelum disajikan.

6. Wingko Pisang

Wingko Lampung memiliki cita rasa unik karena merupakan perpaduan dari pisang, tepung ketan, santan kental, gula pasir, telur, serta kelapa parut. Adonan tersebut kemudian dicetak menggunakan cetakan wingko lalu dipanggang hingga berwarna kecoklatan.

Berikut ini bahan dan cara membuat wingko pisang.

  • 220 gram pisang kepok, haluskan
  • 200 gram kelapa parut, keringkan
  • 200 gram tepung ketan
  • 250 ml santan kental
  • 150 gram gula pasir
  • 1 butir telur lalu kocok
  • 1/2 sdt garam

Cara Membuat

  • Campur tepung ketan, kelapa parut, gula pasir, dan garam secara merata, kocok telur dan masukkan.
  • Tuang santan sedikit demi sedikit, lalu aduk.
  • Masukkan pisang yang telah dihaluskan dan aduk hingga rata.
  • Panaskan cetakan kue wingko. Masukkan adonan ke cetakan sebanyak dua sendok makan, kemudian panggang dengan api kecil.
  • Balik wingko jika sudah kecokelatan. Jika telah merata, angkat dan sajikan selagi hangat.

7. Putri Malew

Kudapan ini dinamakan putri malew atau putri malu karena memiliki penampilan dengan warna yang indah. Keindahan warna kudapan ini berasal dari warna kuning dari labu kuning. Kudapan ini cocok disantap di sore hari kala meminum kopi hangat.

Berikut ini bahan dan cara membuat putri malew

Bahan-bahan

  • 500 gram labu kuning, kukus dan haluskan
  • 150 gram terigu
  • 50 gram tepung maizena
  • 4 sdm gula pasir
  • 1/2 sdt garam
  • 1/2 butir daging buah kelapa setengah tua, parut

Cara Membuat

  • Campur dan aduk labu kuning, kelapa, garam, dan gula pasir. Kemudian tambahkan tepung maizena dan terigu dimasukkan sedikit demi sedikit hingga semuanya tercampur rata.
  • Isi daun pisang dengan dua sendok makan adonan tadi, lalu bungkus dan sematkan menggunakan lidi. Lakukan hingga adonan habis.
  • Kukus adonan selama 45 menit, kemudian angkat dan sajikan dalam kondisi hangat.

8. Bebai Maghing

Bebai maghing merupakan kudapan khas Lampung yang juga populer dengan nama biak injak. Bebai atau babai berarti wanita dan maghing artinya malas, sedangkan biak berarti malas dan injak berarti bangun, sehingga biak injak artinya malas bangun.

Berdasarkan pengertian tersebut, kue ini merupakan kue yang dibuat oleh sekelompok wanita tanpa memerlukan banyak gerakan dan bisa dengan duduk. Kudapan ini biasa disajikan pada hajatan, teman minum kopi/teh, hingga lebaran.

Berikut cara membuat bebai maghing

Bahan-bahan

  • 200 gram gula kelapa yang disisir halus
  • 350 gram pisang yang sudah masak
  • 500 gram beras ketan
  • Garam
  • Daun pisang secukupnya

Cara Membuat

  • Cuci bersih beras ketan dan tiriskan.
  • Kupas pisang dan haluskan.
  • Beras ketan yang telah ditiriskan diberi sedikit garam dan gula kelapa kemudian campur dengan pisang yang telah dihaluskan, aduk merata.
  • Setelah merata, adonan kemudian dimasukkan ke daun pisang yang telah dibersihkan. Kemudian adonan dibentuk pipih.
  • Setiap 5 bungkusan diikat dengan sobekan daun pisang atau tali. Rebus adonan selama kurang lebih 1 jam hingga masak.
  • Setelah masak, angkat dan tiriskan kemudian lepaskan ikatan dan kudapan siap disajikan.

9. Prol Singkong

Kudapan satu ini berasal dari singkong parut, kelapa parut, mentega, garam, vanili bubuk, dan susu bubuk. Selain nikmat, kudapan ini juga mempunyai penampilan yang menarik dengan warna kuning yang menarik.

Berikut ini bahan dan cara membuat prol singkong.

Bahan-bahan

  • 100 gram kelapa, diparut kasar
  • 500 gram singkong parut, diperas untuk diambil 50 ml airnya
  • Vanili bubuk secukupnya
  • 1/4 sdt garam
  • 3 butir telur
  • 1,3 sdm susu bubuk
  • 50 gram margarin, lelehkan
  • 125 gram gula pasir
  • 1 tetes pewarna makanan kuning

Cara Membuat

  • Masukkan singkong, kelapa parut, garam, vanili bubuk, dan susu bubuk lalu aduk hingga merata, disisihkan.
  • Telur dan gula pasir dikocok hingga mengental. Dimasukkan ke dalam campuran singkong, diaduk kembali. Kemudian tambahkan margarin leleh dan perwarna kuning, lalu aduk adonan hingga tercampur rata.
  • Adonan dituangkan ke loyang yang telah dilapisi kertas roti dan minyak sayur.
  • Adonan lalu dikukus selama 35 menit dengan api sedang hingga masak. Kemudian angkat dan sajikan.

Demikian informasi mengenai 9 jajanan khas Lampung serta cara membuatnya. Semoga bermanfaat.

Artikel ini ditulis oleh Bagus Rahmat Nugroho, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.

Halaman 2 dari 2
(csb/csb)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads