Polisi Minta Pengeroyok Warga Lampung hingga Tewas di Palembang Serahkan Diri

Sumatera Selatan

Polisi Minta Pengeroyok Warga Lampung hingga Tewas di Palembang Serahkan Diri

Rio Roma Dhoni - detikSumbagsel
Jumat, 09 Okt 2026 16:30 WIB
Kapolsek Ilir Barat I Palembang Kompol Fauzi Saleh
Kapolsek Ilir Barat I Palembang Kompol Fauzi Saleh (Foto: Rio Roma Dhoni)
Palembang -

Polisi meminta terduga pelaku pengeroyokan yang menewaskan Ahmad Miftahudin (22) warga Lampung di Palembang, Sumatera Selatan, dan melukai Nopal (17) untuk menyerahkan diri. Petugas akan memberikan tindakan tegas jika pelaku melakukan perlawanan saat akan ditangkap.

Pelaku pengeroyokan terhadap korban dan rekannya diduga menggunakan lima kendaraan. Pelaku lebih dari lima orang.

Pengeroyokan itu terjadi di Jalan KH. Ahmad Dahlan (Depan Cafe Avenue), Kelurahan Talang Semut, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang, Kamis (8/10/2026) sekitar pukul 03.20 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapolsek Ilir Barat I Palembang Kompol Fauzi Saleh mengatakan setelah menerima laporan, pihaknya langsung melakukan olah TKP dan memeriksa kamera pengawas di sekitar lokasi. Dugaan sementara para korban dikeroyok lebih dari lima orang.

"Untuk pelaku diduga lebih dari lima orang, kami sudah berkoordinasi dengan tim Satreskrim Polrestabes Palembang. Saat ini masih dalam penyelidikan," katanya, Jumat (9/10/2026).

ADVERTISEMENT

Ia mengimbau para pelaku untuk menyerahkan diri ke polisi, sebab pihaknya akan melakukan tindakan tegas terukur apabila tidak menyerahkan diri. Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak keluar atau beraktivitas pada jam rawan.

"Kami imbau untuk para pelaku untuk menyerahkan diri, karena kami akan mengambil tindakan tegas terukur untuk para pelaku tindak kejahatan," ujarnya.

Fauzi mengatakan berdasarkan keterangan dari korban Nopal, saat itu mereka bertiga habis pulang dari rumah temannya, karena salah satu motor mereka mogok, kemudian mereka mendorong motor tersebut dengan cara menyetep menggunakan kaki.

Saat di TKP, mereka bertiga tiba-tiba dipepet oleh sejumlah orang yang menggunakan sepeda motor. Para terduga pelaku juga meneriaki mereka dengan 'kalian maling motor ya' kepada para korban.

"Mereka dari tempat temannya, di tengah jalan dipepet segerombolan motor ada yang boceng tiga ada dua, sambil berkata 'kalian maling motor ya'. Dijawab oleh korban tidak sambil berkata 'motor kami rusak'," katanya.

Namun para pelaku langsung melakukan pengeroyokan menggunakan sajam hingga mengakibatkan satu orang tewas, satu korban mengalami luka pada bagian leher dan satu korban dalam kondisi selamat.

"Iya satu orang tewas dan satu orang luka di leher akibat sajam, dirawat di rumah sakit," katanya.



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads