229 Kendaraan di Babel Terjaring, Diduga Penyalahgunaan BBM Subsidi

Bangka Belitung

229 Kendaraan di Babel Terjaring, Diduga Penyalahgunaan BBM Subsidi

Deni Wahyono - detikSumbagsel
Selasa, 29 Sep 2026 08:00 WIB
Kabid Humas Polda Babel Kombes Agus Sugiyarso
Foto: Kabid Humas Polda Babel Kombes Agus Sugiyarso (Dok. Polda Babel)
Pangkalpinang -

Sebanyak 229 kendaraan terjaring penertiban penyalahgunaan BBM bersubsidi di Provinsi Bangka Belitung (Babel). Mereka terjaring saat akan mengisi BBM bersubsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), terbanyak di Pulau Belitung.

"Hasil penertiban Polda Bangka Belitung dan Polres jajaran, terhitung sejak 25-27 September 2026 yakni sebanyak 229 kendaraan (terjaring)," kata Kabid Humas Polda Babel Kombes Agus Sugiyarso di Mapolda, Senin (29/9/2026).

"Rinciannya, 70 kendaraan berplat palsu, 144 kendaraan melakukan pengisian BBM berulang dan 15 kendaraan menggunakan tanki modifikasi," timpalnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agus menegaskan operasi tersebut digelar untuk nenindaklanjuti fenomena adanya antrian panjang kendaraan yang terjadi di beberapa SPBU di Babel, terutama di wilayah Kabupaten Belitung dan Belitung Timur. Selain Preemtif (Sosialisasi), Preventif (Kegiatan Pengaturan dan penertiban), polisi juga melakukan refresif atau penegakan hukum.

"Polda dan jajaran juga telah melakukan penegakan hukum kepada para pelaku terduga penyalahgunaan BBM Bersubsidi di wilayah Polres Belitung. Ada 3 orang yang diamankan yakni 2 orang sebagai pengerit (pelangsir BBM) dan satu orang petugas nozzle SPBU di Desa Badau, Belitung," tegasnya.

ADVERTISEMENT

Adapun identitas pelaku yakni inisial IG (21) dan ES (21) selaku pelangsir BBM Pertalite dan SU (53) selaku operator nozzel SPBU. Modusnya membeli Pertalite berulang kali menggunakan Barcode My Pertamina.

"Modusnya yakni mengisi berulang atau melangsir BBM jenis Pertalite menggunakan Kartu Barcode My Pertamina dan juga bantuan dari salah satu petugas Nozzel SPBU tersebut," tegasnya kembali.

"Saat ini, ketiga pelaku sudah diamankan di Mapolres Belitung guna proses penyidikan lebih lanjut," timpalnya.

Terkait kasus ketiganya, polisi mengamankan barang bukti 6 jerigen masing-masing 20 liter dengan total 120 liter BBM subsidi jenis Pertalite. Kemudian, 2 unit mobil dan 19 Kartu Barcode My Pertamina.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads