Pencuri motor di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, bernama Hendra, diamuk massa hingga kritis. Sementara rekannya berinisial D masih dalam pengejaran polisi.
Peristiwa itu terjadi di SP-5 Trans Subur, Kecamatan Karang Dapo, Muratara, pada Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Kapolsek Karang Dapo AKP Rusdan mengatakan kejadian bermula ketika korban keluar dari rumahnya dan mendengar suara motor yang berada di depan rumahnya hidup.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat melihat ke arah garasi, korban mendapati motor Honda BeAT warna silver bernopol B-3340-UVK miliknya telah dibawa oleh dua orang," katanya, Senin (28/9/2026).
Rusdan mengatakan pelaku Hendra disebut mengendarai motor miliknya sendiri, sedangkan rekannya D membawa motor milik korban.
"Korban kemudian memanggil suaminya dan memberitahukan bahwa motor mereka telah dicuri. Akhirnya korban mengejar kedua pelaku menggunakan motor miliknya yang lain," jelasnya.
Dalam pengejaran tersebut, kata Rusdan, pelaku Hendra terjatuh dari motor yang dikendarainya. Kemudian korban meminta bantuan warga sekitar dan berhasil mengamankan pelaku. Saat itu pelaku sempat di massa oleh warga sekitar.
"Selanjutnya korban dan warga sekitar membawa pelaku Hendra ke Kantor Desa Bina Karya lalu diserahkan ke Polsek Karang Dapo. Sementara rekannya yakni D melarikan diri dengan membawa motor milik korban," ungkapnya.
Hendra yang saat itu mengalami luka cukup parah kemudian dibawa ke Puskesmas Karang Dapo untuk menjalani perawatan medis.
"Pelaku kemarin sudah dibawa oleh warga ke Polsek Karang Dapo. Dikarenakan luka yang dialaminya cukup parah, sekarang (28/9/2026) dia masih menjalani perawatan di Puskesmas Karang Dapo," ujarnya.
Rusdan mengatakan saat ini kasus tersebut sudah ditangani Polsek Karang Dapo dan untuk pelaku D yang berhasil lolos masih dilakukan pencarian.
