Sekda Muara Enim, Sumatera Selatan, Yulius diperiksa KPK terkait kasus suap hasil audit BPK yang menjerat Bupati Muara Enim nonaktif, Edison. Yulius diperiksa sebagai saksi.
"Saksi (Sekda Muara Enim diperiksa) dalam dugaan tindak pidana korupsi terkait temuan audit BPK di Lingkungan Pemkab Muara Enim, Sumatera Selatan," kata Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, dilansir detikNews, Kamis (10/9/2026).
Selain Yulius, kata Budi, penyidik juga memanggil tujuh saksi lainnya, baik dari pihak ASN Pemkab Muara Enim maupun pihak swasta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budi mengungkapkan Yulius diperiksa di kantor BPKP Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan. Adapun saksi lain yang diperiksa yakni Iwan Sanusi pihak swasta, Fizwan Haikal, ASN/Kasi Sarpras SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muara Enim.
Kemudian Yovi Ardiansah, ASN/Kasi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim, M. Tarmizi Ismail ASN/Plt. Kepala BPKAD Kabupaten Muara Enim.
Lalu Dwi, Bendahara Pengeluaran Bagian Protokoler Kabupaten Muara Enim, Efriansyah alias Koyen, ASN/Analis Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim, dan Erwinsyah, ASN Bag PBJ Kabupaten Muara Enim.
Kata Budi, penyidik juga melakukan pemanggilan pemeriksaan kepada salah satu ASN BPK RI bernama Asad Agung Perkara. Untuk Asad, penyidik memanggilnya di gedung Merah Putih KPK Jakarta.
"Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK atas nama AAP, ASN BPK RI," ujarnya.
Budi mengatakan, pihaknya sebelumnya melakukan penggeledahan di Kantor Dinas PUPR dan Pengadaaan Barang dan Jasa (PBJ) Muara Enim, pada Rabu (9/9/2026). Penggeledahan dilakukan terkait dengan kasus suap yang menjerat Bupati Muara Enim nonaktif, Edison.
"Bahwa pada Rabu (9/9), penyidik melakukan giat penggeledahan di dua lokasi, yaitu di Kantor Dinas PUPR dan Kantor PBJ Pemkab Muara Enim," ujarnya.
Budi menjelaskan, penggeledahan dilakukan kemarin. Dari penggeledahan tersebut, penyidik turut mengamankan dokumen dan barang bukti elektronik diduga terkait pengerjaan proyek di Kabupaten Muara Enim.
"Dalam penggeledahan tersebut, penyidik mengamankan sejumlah dokumen terkait pelaksanaan pekerjaan dan beberapa barang bukti elektronik lainnya," ungkapnya.
