Cucu di Palembang, Sumatera Selatan, bernama Merin (27) yang membakar neneknya, Maria (68) pakai bensin ternyata orang dalam gangguan jiwa (ODGJ). Polisi menyebut Merin sebelumnya pernah menjalani perawatan di RS Ernaldi Bahar Palembang.
Merin diduga menyiramkan bensin ke tubuh neneknya saat korban sedang memasak di dapur rumah di Jalan Batujajar,Lorong Jambu, Kelurahan Sukarami, Kecamatan Sukarami, Palembang, Jumat (28/8/2026) pagi.
Kapolsek Sukarami Palembang Kompol Alex Andriyan mengatakan polisi mendapat laporan terkait kejadian tersebut melalui layanan 110 sekitar pukul 06.50 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pelaku diduga ODGJ yang merupakan cucu dari korban Maria," kata Alex,Sabtu (29/8/2026).
Menurut Alex, saat kejadian Maria sedang menggoreng gorengan di dapur. Merin kemudian datang dan diduga menyiramkan bensin ke tubuh korban.
Api kemudian menyambar ke tubuh Maria hingga membakar bagian dapur rumah. Katarina (51) yang saat itu berada di dapur juga ikut terkena api.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian memberikan pertolongan dan memadamkan api. Maria selanjutnya dibawa ke rumah sakit.
Namun, setelah beberapa jam mendapatkan perawatan medis, Maria meninggal dunia sekitar pukul 16.00 WIB.
Anak korban, Agustina (47), membenarkan Merin memiliki riwayat gangguan jiwa. Dia mengatakan Merin sebelumnya pernah menjalani perawatan di RS Ernaldi Bahar Palembang
"Iya memang ada riwayat gangguan jiwa. Sempat diamankan Polsek Sukarami, tapi sepertinya sudah dibawa ke RS Ernaldi Bahar," ujar Agustina, Sabtu.
Saat ini pelaku sudah dibawa ke RS Ernaldi Bahar untuk menjalani perawatan. Sementara Maria, rencananya besok akan di makamkan setelah sempat menjalani perawatan dan dinyatakan meninggal dunia.
