Pria di Ogan Ilir Ditemukan Tewas Tergantung, Diduga Bunuh Diri

Sumatera Selatan

Pria di Ogan Ilir Ditemukan Tewas Tergantung, Diduga Bunuh Diri

Rio Roma Dhoni - detikSumbagsel
Selasa, 25 Agu 2026 19:20 WIB
Ilustrasi
Foto: Ilustrasi bunuh diri (Dok.Detikcom)
Ogan Ilir -

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Pria berinisial AS (38) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi tergantung di rumahnya. Korban diduga mengakhiri hidupnya karena polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Korban ditemukan di kediamannya di Desa Talang Balai Baru II, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan pada Senin (24/8/2026) lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasi Humas Polres Ogan Ilir Iptu Mansyur mengatakan korban ditemukan setelah saksi curiga korban tidak terlihat sejak pagi. Namun saat dilakukan pengecekan di rumahnya, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

"Menurut keterangan saksi Rusmadi (62) korban sudah tidak terlihat sejak pagi. Karena khawatir, saksi kemudian mengecek ke dalam rumah dan mendapati korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa," katanya.

ADVERTISEMENT

Pihak kepolisian kemudian mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP, saat tiba di TKP jenazah telah diturunkan oleh pihak keluarga. Dari hasil pemeriksaan awal petugas, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga juga, korban diketahui lebih sering tinggal sendiri di rumah tersebut. Atas kejadian itu, keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi.

"Keluarga juga telah membuat surat pernyataan penolakan autopsi. Untuk keperluan penyelidikan, petugas telah mengamankan barang bukti di tempat kejadian. Saat ini kasus masih ditangani Polsek Tanjung Raja guna melengkapi administrasi," ujarnya.

Mansyur juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu mencari bantuan apabila mengalami permasalahan berat.

"Bisa menghubungi tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, atau layanan konseling terdekat agar mendapatkan dukungan yang dibutuhkan," tuturnya.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads