Dua pelajar di Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Bangka Belitung (Babel), diamankan polisi karena membakar lahan kosong. Anak berhadapan dengan hukum (ABH) berinisial ZB (16) dan MR (17) ini nekat membakar lahan karena iseng.
"Motif bakar lahan karena iseng," kata Kapolres Belitung Timur AKBP Husni Tamrin singkat kepada detikSumbagsel, Senin (24/8/2026).
Peristiwa pembakaran itu terjadi pada Kamis (20/8) di kawasan pemukiman warga di Jalan Flamboyan, Desa Padang, Kecamatan Manggar, Beltim. Luas lahan yang terbakar atas keisengan remaja itu kurang lebih 40 x 60 meter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembakaran lahan tersebut ramai setelah rekaman CCTV di lokasi kejadian di-upload ke sejumlah platform media sosial (medsos). Dari rekaman CCTV inilah terungkap kedua identitas pelaku, ternyata anak di bawah dan statusnya masih pelajar.
"Kedua ABH (anak berhadapan dengan hukum) tersebut diamankan pada Minggu (23/8/26) pukul 09.40 WIB di kediamannya masing-masing," katanya.
Hingga saat ini polisi masih mendalami motif pembakaran lahan kosong tersebut. Polisi memastikan proses penanganan sesuai dengan undang-undang anak.
"Perkara ini masih dalam proses pemeriksaan dan tentunya dilakukan secara profesional, transparan dengan ketentuan UU No 11 Tahun 2012 sistem peradilan pidana anak," ungkapnya.
Sebelumnya, video aksi pembakaran lahan oleh keduanya viral di medsos. Dalam video itu, tampak kedua pelaku terlihat menaiki sepeda motor matik.
Tampak dalam video berdurasi 35 detik itu ABH berinisial ZB turun dari motor (yang dibonceng). Kemudian menyalakan korek api ditumpukan rumput ilalang usai dipotong hingga terbakar.
Kobaran api tak sampai merambat ke lahan sekitar atau rumah warga, mengingat TKP-nya adalah daerah pemukiman. Api hanya membakar lahan sekitar 40 x 60 meter, setelah peristiwa itu diketahui warga yang melintas dan dilaporkan ke Damkar.
