Pegawai Koperasi yang Hilang 4 Hari Ditemukan Tewas di Kebun Singkong Lampung

Lampung

Pegawai Koperasi yang Hilang 4 Hari Ditemukan Tewas di Kebun Singkong Lampung

Tommy Saputra - detikSumbagsel
Minggu, 23 Agu 2026 17:00 WIB
Petugas mendatangi TKP pegawai koperasi yang hilang 4 hari ditemukan tewas
Petugas mendatangi TKP pegawai koperasi yang hilang 4 hari ditemukan tewas (Foto : Istimewa/Polres Lampung Utara)
Lampung Utara -

Yulian Adi Putra (37), warga Kabupaten Lampung Utara, ditemukan tewas setelah empat hari dilaporkan hilang. Jasadnya ditemukan di area kebun singkong di Desa Sri Agung, Kecamatan Sungkai Jaya, Sabtu (22/8/2026).

Yulian yang bekerja sebagai pegawai koperasi simpan pinjam itu sebelumnya dilaporkan tidak pulang ke rumah sejak Selasa (18/8).

Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Ivan Roland Cristofel mengatakan jasad Yulian pertama kali ditemukan pemilik kebun, Resa Cahyadi, sekitar pukul 10.30 WIB. Saat hendak ke kebun, Resa melihat sepeda motor Honda Vario hitam milik korban berada di lokasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Resa kemudian menghubungi Kepala Desa Sri Agung yang meneruskan informasi tersebut ke Polsek Sungkai Jaya. Polisi bersama warga lalu melakukan pencarian di sekitar sepeda motor.

"Tak lama kemudian, polisi bersama warga menemukan Yulian dalam kondisi sudah meninggal dunia," katanya, Minggu (23/8/2026).

ADVERTISEMENT

Jasad korban ditemukan dalam posisi terlentang di siring atau aliran air yang tidak jauh dari sepeda motornya. Polisi juga menemukan sejumlah barang milik korban, seperti kunci motor, ponsel Nokia, helm merah, jaket hitam, jas hujan, dan tas berisi ponsel Android.

Selain itu, petugas menemukan surat anggota Koperasi Simpan Pinjam Raja Bintang Jaya serta botol yang diduga berisi obat rumput sekitar 10 meter dari lokasi jasad.

Kondisi tubuh korban telah membusuk dan dipenuhi belatung. Polisi memperkirakan korban telah meninggal sekitar empat hari.

"Pada tubuh korban tidak ditemukan luka ataupun tanda-tanda kekerasan," ujar Ivan.

Meski demikian, polisi belum memastikan penyebab kematian Yulian. Jasad korban telah dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk diautopsi.

Polisi juga mendalami kondisi korban sebelum menghilang. Berdasarkan keterangan istrinya, Yulian beberapa hari sebelum pergi disebut sering melamun.

"Korban sempat mengatakan kepada istrinya apabila dirinya pergi, tidak perlu dicari," jelas Ivan.

Keterangan tersebut kini didalami penyidik. Polisi masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian Yulian.



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads