Polisi Gagalkan Transaksi Jual Beli Senpira di Palembang

Sumatera Selatan

Polisi Gagalkan Transaksi Jual Beli Senpira di Palembang

Welly Jasrial Tanjung - detikSumbagsel
Kamis, 13 Agu 2026 19:00 WIB
Polisi mengamankan pria diduga hendak menjual senpira di Palembang
Polisi mengamankan pria diduga hendak menjual senpira di Palembang (Foto: Welly Jasrial Tanjung/detikcom)
Palembang -

Polisi menggagalkan transaksi jual beli senjata api (senpira) di Palembang, Sumatera Selatan. Dalam kasus ini, petugas berhasil mengamankan seorang pria bernama Agi (33) yang diduga hendak menjual senpira jenis revolver.

Pelaku diamanan polisi di kawasan Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (13/8/2026). Senpira tersebut rencananya dijual seharga Rp 5 juta.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Musa Jedi Permana membenarkan penangkapan tersebut. Dia mengatakan polisi awalnya mendapat informasi mengenai dugaan transaksi senjata api di kawasan OPI Jakabaring.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa sering terjadi transaksi di kawasan OPI. Saat itu gerak-gerik pelaku mencurigakan dan saat digeledah didapati satu pucuk senpi rakitan bersama amunisinya," katanya, Kamis.

Menurut Jedi, berdasarkan pemeriksaan awal, senpira tersebut merupakan milik seseorang yang dikenal pelaku. Agi kemudian diminta menjual senjata itu dengan harga Rp 5 juta.

ADVERTISEMENT

"Saat ini pelaku sudah kita amankan dan sedang diperiksa atas kepemilikan senjata api tersebut," ujarnya.

Pengakuan Pelaku

Sementara itu, Agi mengaku hanya diminta mencarikan pembeli senpira tersebut. Dia bahkan telah menerima uang Rp 300 ribu sebagai upah.

"Saya sedang menunggu pembeli di kawasan OPI Jakabaring. Rencananya senpira itu akan dijual Rp 5 juta dan saya sudah mendapat upah Rp 300 ribu dari pemilik senpira," katanya.

Agi mengaku mendapatkan senpira tersebut dari seseorang yang dikenalnya. Dia kemudian diminta mencari pembeli dengan sistem cash on delivery (COD).

"Baru pertama kali saya menjual senpira karena disuruh orang. Saya menjual senpira ini dengan cara COD," ujarnya.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan satu pucuk senpira jenis revolver beserta empat butir amunisi. Senjata tersebut diduga akan digunakan untuk aksi kejahatan.

Saat ini polisi masih mendalami asal-usul senpira tersebut, termasuk identitas pemilik senjata dan dugaan kaitannya dengan aksi kejahatan.



(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads