Kericuhan di PT BSA Lampung Tengah Reda, Polisi Dalami Pihak yang Terlibat

Lampung

Kericuhan di PT BSA Lampung Tengah Reda, Polisi Dalami Pihak yang Terlibat

Tommy Saputra - detikSumbagsel
Kamis, 13 Agu 2026 07:31 WIB
Polisi saat menenangkan massa aksi di PT BSA Lampung Tengah
Foto: Polisi saat menenangkan massa aksi di PT BSA Lampung Tengah (Dok. Polres Lampung Tengah)
Lampung Tengah -

Polisi menyatakan situasi di kawasan perkebunan PT Bumi Sentosa Abadi (BSA), Kecamatan Anak Tuha, Lampung Tengah, telah kembali kondusif setelah terjadi kericuhan pada Rabu (12/8/2026). Aparat masih berjaga di lokasi untuk mengantisipasi gangguan keamanan.

Kapolres Lampung Tengah, AKBP Charles mengatakan polisi telah mengendalikan situasi di kawasan perkebunan tersebut. Sejumlah personel masih ditempatkan di lokasi.

"Untuk situasi saat ini sudah kondusif dan terkendali. Kami memastikan kondisi tetap aman dan melakukan langkah-langkah penanganan setelah kericuhan," kata Charles, Rabu (12/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Polisi kini melakukan penyelidikan untuk mengungkap rangkaian kericuhan tersebut. Pendalaman dilakukan, termasuk untuk mengetahui pihak-pihak yang terlibat.

"Masih dalam penyelidikan dan pendalaman, termasuk pihak-pihak yang terlibat," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Charles mengatakan penyidik masih mengumpulkan informasi dan memeriksa sejumlah pihak. Langkah itu dilakukan untuk mengetahui penyebab serta kronologi lengkap kericuhan.

Polisi juga mengimbau masyarakat tidak terprovokasi dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Warga diminta ikut menjaga situasi agar kondisi keamanan tetap terkendal

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi. Percayakan penanganan peristiwa ini kepada pihak kepolisian," tutur Charles.

Sebelumnya, kericuhan terjadi di kawasan perkebunan PT BSA pada Rabu siang. Sejumlah video yang beredar memperlihatkan adanya bangunan dan fasilitas di kawasan perusahaan yang terbakar.

Asap hitam pekat terlihat membubung dari sejumlah titik dalam rekaman tersebut. Polisi masih mendalami kejadian itu untuk memastikan rangkaian peristiwa dan pihak yang bertanggung jawab.



(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads