Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang disiapkan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, dibobol maling. Polisi mengkonfirmasi dapur tersebut belum beroperasi.
Adapun alasan belum beroperasinya dapur SPPG milik Yayasan Bumi Artha Semesta yang berada di Dusun Usang Pulau, Pekon Marang, Kecamatan Pesisir Selatan karena masalah sengketa lahan.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kasatreskrim Polres Pesisir Barat, Iptu Miedy Harianto saat dikonfirmasi, Minggu (2/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi berdasarkan keterangan yayasan rupanya memang gedung SPPG tersebut belum beroperasi karena informasinya ada kendala terkait lahannya," katanya.
Meidy menjelaskan, kendala yang dimaksud karena lahan tersebut masih bersengketa dengan perusahaan.
"Informasinya dengan perusahaan, jadi yang bermasalah ini lahannya," jelas Meidy.
Meski begitu, dirinya memastikan terkait tindak pidana pencurian pihaknya telah melakukan serangkaian penyelidikan guna mengungkap pelakunya.
"Kami dari polres memastikan proses penyelidikan pencurian tetap berjalan, tim masih melakukan penyelidikan dengan mencari petunjuk bukti di lokasi kejadian hingga meminta keterangan sejumlah saksi," tandas Meidy.
Sebelumnya, peristiwa pencurian diketahui terjadi pada Minggu (26/7/2026) pukul 16.00 WIB. Saat itu pelapor Aris Biantoro bersama seorang saksi, Komang Ardane, berada di area pengunduhan sawit yang berada di belakang bangunan SPPG.
Keduanya curiga setelah melihat pipa paralon sumur bor dalam kondisi patah. Saat dilakukan pemeriksaan, pintu belakang gedung diketahui sudah terlepas.
Dalam peristiwa tersebut, sejumlah perlengkapan penunjang SPPG hilang antara lain satu unit genset merek Champion, onderdil kulkas dan freezer, timbangan digital, alat pemadam api ringan (APAR), alat pengukur suhu, selang regulator, mesin timer, kabel pompa air sepanjang 10 meter, sekitar 50 celemek, serta berbagai perlengkapan operasional dapur lainnya.
