Ibu rumah tangga (IRT) di Palembang, Sumatera Selatan, berinisial NS (31) diancam hendak ditebas lehernya oleh pria inisial JE. Pengancaman terjadi setelah korban mempertanyakan setoran pembayaran arisan online kepada istri terlapor.
Peristiwa pengancaman tersebut terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Lorong Wiraguna, Kelurahan Kuto Batu, Kecamatan Ilir Timur III, Palembang, Kamis (28/5/2026) sekitar pukul 21.49 WIB.
NS menceritakan, kejadian bermula saat dirinya menghubungi terlapor melalui pesan singkat WhatsApp. Tujuannya adalah untuk menanyakan keberadaan istri terlapor yang belum membayar uang arisan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Awalnya saya menghubungi HP terlapor melalui chat WA. Tujuan saya untuk bertanya apakah istrinya sudah pulang apa belum, dikarenakan istri terlapor ada pembayaran arisan online yang belum dibayar ke saya," ujarnya saat memberikan keterangan di SPKT Polrestabes Palembang, Jumat (29/5/2026).
Menurut korban, setelah pesan tersebut dikirim, terlapor justru langsung balik meneleponnya secara berulang kali dengan nada penuh emosi. Karena merasa ada yang tidak beres, korban memutuskan untuk merekam percakapan tersebut.
"Terlapor langsung menghubungi HP saya beberapa kali. Akhirnya saya angkat, dan ketika itu terlapor bicara dengan nada marah-marah, makanya langsung saya rekam telepon itu," katanya.
Saat telepon sedang direkam itulah, terlapor langsung melontarkan kalimat ancaman kekerasan yang membuat korban ketakutan.
"Terlapor mengancam saya dengan kalimat 'kucari kamu kutebas kagek (nanti)'. Atas kejadian tersebut saya merasa terancam dan memilih melaporkan kejadian ini ke Polrestabes Palembang," jelasnya.
Sementara itu, Pamapta III Ipda Tamia Rahmadhany membenarkan bahwa laporan korban terkait tindak pidana pengancaman telah resmi diterima.
"Laporan sudah kami terima. Kasus pengancaman ini akan segera diteruskan ke satuan Reskrim Polrestabes Palembang untuk penyelidikan lebih lanjut," ujar Tamia.
Artikel ini ditulis oleh Nadiya peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
