Video memperlihatkan seorang remaja putri diduga menjadi korban bully dan penganiayaan oleh sesama remaja di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, viral di media sosial. Saat ini, korban sudah membuat laporan ke polisi.
Berdasarkan Informasi yang diterima, peristiwa itu terjadi di Desa Sukaraja Baru, Kecamatan Indralaya Selatan, Kabupaten Ogan Ilir beberapa hari lalu.
Dari video berdurasi sekitar 1 menit 30 detik yang dilihat detikSumbagsel Selasa (26/5/2026) terlihat korban yang diduga masih duduk dibangku sekolah dasar (SD) dan pelaku terlibat cekcok di sebuah lapangan futsal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat itu korban menggunakan baju merah tampak dipukul serta dijambak rambutnya, bahkan ditendang oleh pelaku.
Mirisnya, aksi tersebut disaksikan oleh rekan-rekan lainnya bahkan terdengar suara tertawa dari beberapa orang. Korban saat itu menangis dan meminta tolong, serta jatuh di lokasi sambil menahan sakit akibat dipukul oleh pelaku.
Melihat hal tersebut, sejumlah remaja yang ada di lokasi melerai aksi tersebut hingga pelaku meninggalkan lokasi.
Korban diduga mengalami luka lebam dan pihak keluarga yang tidak terima atas kejadian tersebut membuat laporan ke polisi.
Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo membenarkan aksi tersebut dan saat ini sudah ditindaklanjuti oleh Satres PPA-PPO Polres Ogan Ilir.
"Iya betul, bro. Langsung ke kasat PPA ya," katanya saat dikonfirmasi detikSumbagsel, Selasa (26/5/2026).
Sementara itu Kasat PPA-PPO Polres Ogan Ilir Iptu Try Nensy mengatakan pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan perundungan tersebut. Saat ini masih dilakukan penyelidikan.
"(Korban) Sudah membuat laporan polisi di Polres," ujarnya singkat saat dikonfirmasi.
(csb/csb)











































