Pemuda Tembak Mati PNS di Lampung gegara Tagih Utang Rp 1 Juta

Lampung

Pemuda Tembak Mati PNS di Lampung gegara Tagih Utang Rp 1 Juta

Tommy Saputra - detikSumbagsel
Senin, 25 Mei 2026 16:04 WIB
Polisi saat memperlihatkan barang bukti yang dipakai pemuda untuk menembak PNS di Lampung
Foto: Polisi saat memperlihatkan barang bukti yang dipakai pemuda untuk menembak PNS di Lampung (Tommy Saputra)
Metro -

Dedi Christian Agung (40), seorang PNS di Kota Metro, Provinsi Lampung tewas ditembak di kepala oleh pemuda bernama Fajar Jaya Putra (19). Polisi menyebut pelaku kerap membawa senjata api saat melakukan penagihan.

Direktur Ditreskrimum Polda Lampung, Kombes Indra Hermawan mengatakan pelaku merupakan karyawan koperasi simpan pinjam ilegal.

"Pelaku ini bekerja penagih koperasi simpan pinjam. Berdasarkan pemeriksaan diakuinya bahwa selalu membawa senjata api saat menagih," katanya, Senin (25/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indra menjelaskan korban memiliki utang Rp 1 juta.

"Utangnya ini, berdasarkan pengakuan pelaku, sebesar Rp 1 juta. Namun, ini masih kami dalami berapa banyak utang sebenarnya," tuturnya.

ADVERTISEMENT

Indra juga mengungkapkan saat kejadian, pelaku ternyata melepaskan tembakan sebanyak 4 kali.

"Total 4 kali, 2 ke korban dan dua lainnya ke udara," tutup Direktur.

Sebelumnya, Dedi Christian Agung (40) PNS Kota Metro tewas usai ditembak orang tak dikenal (OTK) di Jalan Khairbras, Kelurahan Ganjar Asri, Kecamatan Metro Barat, Kota Metro, Lampung. Dedi tewas dengan luka tembak di kepalanya.

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (23/5/2026) malam. Korban merupakan warga Jalan Fajar Asri, Kelurahan Ganjar Asri. Usai ditembak, korban sempat dievakuasi warga ke rumah sakit. Namun nyawanya tidak tertolong.

Penembakan ini dilatarbelakangi atas permasalahan utang piutang. Pelaku terlibat cekcok dengan korban saat penagihan utang sebelum akhirnya melepaskan tembakan ke kepala Dedi.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads